Session

Session adalah periode interaksi antara user dan website.

Digital Marketing

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

IKUT KURSUS GRATIS

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Apa itu Session? 

pengertian session

Session adalah periode interaksi antara user dan website.

Setiap kali user mengunjungi situs, server membuat sesi unik yang memfasilitasi situs untuk 'mengingat' aktivitas user. Identitas sesi ditandai dengan session ID yang umumnya disimpan dalam cookie di browser milik user. Cookie ini kemudian membantu server mengenali user dan menyesuaikan konten berdasarkan informasi yang telah disimpan.

Di Google Analytics, session merupakan metrik untuk mengukur interaksi yang dilakukan oleh user dalam rentang waktu tertentu di sebuah website. Google Analytics mendefinisikan sebuah session sebagai kumpulan interaksi user yang terjadi dalam waktu 30 menit secara default.

Sebagai metrik, session membantu pemilik website memahami bagaimana user berinteraksi dengan situs mereka. Misalnya, dengan melihat jumlah session, pemilik website bisa mendapatkan gambaran tentang traffic. Jika sebuah session mencakup banyak page view, hal ini bisa mencerminkan konten yang ditawarkan berhasil menarik perhatian.

Di sisi lain, jika banyak session hanya memiliki satu page view (single-page sessions), kemungkinan menandakan user tidak menemukan apa yang dicari atau mengalami masalah dalam navigasi situs.

Fungsi Session

Berikut beberapa fungsi penting session dalam digital marketing:

Melacak aktivitas user

Salah satu manfaat utama dari session adalah kemampuannya dalam melacak aktivitas user. Proses ini dapat dilihat melalui halaman mana yang sering dikunjungi user, berapa lama mereka berada di halaman tersebut, dan apa saja yang dilakukan.

Informasi tersebut berguna untuk memahami user behavior dan membuat penyesuaian pada website/aplikasi.

Meningkatkan user experience (UX)

Menggunakan session dapat meningkatkan user experience secara signifikan.

Sebagai contoh, ketika user meninggalkan keranjang belanja dan kembali di lain waktu, item-item yang sebelumnya sudah dipilih masih tersimpan dalam keranjang. Hal ini karena session memiliki kemampuan untuk 'mengingat' aktivitas user.

Mendukung personalisasi

Session berperan dalam mendukung personalisasi pada website/aplikasi. Dengan memahami aktivitas user selama sesi berlangsung, website dapat menampilkan konten atau produk yang lebih relevan sesuai preferensi dan minat user.

Analisis dan optimasi SEO

Session juga memberikan manfaat dalam analisis dan optimasi SEO. Dengan memahami interaksi antara user dan situs selama sesi, pemilik website bisa mengidentifikasi keyword yang paling efektif, mengevaluasi performa konten, dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk meningkatkan ranking SEO.

Membantu dalam targeting iklan

Terakhir, informasi yang terkumpul selama session sangat berguna untuk targeting iklan. Dengan mengetahui minat serta user behavior, iklan yang ditampilkan bisa lebih ditargetkan, relevan, dan pada akhirnya meningkatkan konversi.

Average Session Duration 

Average session duration atau durasi rata-rata sesi adalah metrik di Google Analytics untuk mengukur waktu rata-rata yang dihabiskan user pada sebuah website selama satu sesi.

Metrik ini memberikan informasi tentang seberapa lama (secara rata-rata) pengunjung berinteraksi dengan konten situs sebelum mereka keluar atau berhenti beraktivitas. Semakin panjang durasi sesi menunjukkan engagement rate yang lebih tinggi, hal ini sering dikaitkan dengan konten yang relevan dan menarik bagi pengunjung.

Dalam versi sebelumnya dari Google Analytics (dikenal sebagai Universal Analytics), average session duration dihitung dengan mengambil total durasi semua session lalu membaginya dengan jumlah total session.

Namun, metode ini memiliki kekurangan. Salah satu kelemahan utama adalah dalam menghitung session yang hanya melibatkan satu tampilan halaman tanpa interaksi tambahan. Dalam kasus seperti ini, session sering kali dianggap memiliki durasi nol detik, yang dapat menyesatkan dalam analisis user engagement.

Dalam Google Analytics 4 (GA4), pendekatan untuk mengukur durasi session telah diperbarui. GA4 tidak hanya mengandalkan tampilan halaman untuk menghitung durasi sesi, tetapi juga memasukkan berbagai jenis interaksi user, seperti scroll, klik, dan aktivitas lainnya yang terjadi di dalam satu halaman. Hal ini memberikan gambaran yang lebih akurat tentang seberapa lama user benar-benar berinteraksi dengan situs.

Meskipun average session duration bukanlah metrik yang termasuk secara default dalam laporan standar GA4, metrik ini dapat ditambahkan ke laporan yang ingin disesuaikan. 

Contoh Pemanfaatan Session

Berikut beberapa contoh pemanfaatan session:

  • Segmentasi audiens: session dapat dipakai untuk mengidentifikasi perilaku user, seperti halaman yang dikunjungi dan produk yang dilihat. Informasi ini membantu dalam membuat segmentasi audiens yang lebih terfokus untuk penargetan campaign marketing.
  • Personalisasi user experience: dengan memanfaatkan data dari session, marketer bisa menyesuaikan konten, tawaran, dan rekomendasi produk pada website untuk mencocokkan minat serta perilaku pengunjung.
  • Retargeting/remarketing: data dari session membantu membuat campaign retargeting dengan cara menampilkan iklan yang relevan kepada user berdasarkan aktivitas sebelumnya di website, seperti produk yang ditambahkan ke keranjang belanja tetapi tidak dibeli.
  • A/B testing: session dimanfaatkan untuk melacak interaksi user dengan versi yang berbeda dari halaman web atau elemen dalam A/B testing, memungkinkan marketer menentukan mana halaman yang paling efektif dalam mendorong konversi.
  • Analisis customer journey: dengan memahami session, marketer bisa memetakan perjalanan customer melalui website, mulai dari titik masuk sampai konversi. Hal ini memberikan wawasan tentang bagaimana cara yang tepat untuk mengarahkan user melalui sales funnel.

FAQ (Frequently Asked Question)

Apa perbedaan session dan unique pageview? 

Dalam web analytics, session dan unique pageview adalah dua metrik yang sering digunakan untuk mengukur interaksi user dengan sebuah website. Meskipun sama-sama memberikan informasi tentang perilaku pengunjung, keduanya memiliki definisi dan kegunaan yang berbeda.

Session mengacu pada periode waktu aktif di mana user berinteraksi dengan website. Sebuah session mencakup semua aktivitas yang dilakukan user selama kunjungannya, termasuk melihat banyak halaman, melakukan transaksi, atau berinteraksi dengan elemen situs lain. Session dimulai ketika user memasuki situs dan berakhir ketika mereka meninggalkan situs.

Di sisi lain, unique pageview adalah metrik yang menghitung berapa kali sebuah halaman dilihat oleh pengunjung unik selama satu session. Jika seorang user mengunjungi halaman yang sama beberapa kali dalam satu session, ini hanya dihitung sebagai satu unique pageview. Metrik ini memberikan gambaran tentang popularitas halaman tertentu, mengabaikan berapa kali halaman yang sama dilihat oleh user yang sama dalam satu session.

Kata kunci lainnya

Mulai karirmu dalam

Digital Marketing

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
ikut kursus gratis
Menu