Google Sites

Google Sites adalah platform pembuatan website yang disediakan oleh Google, memungkinkan individu maupun perusahaan untuk membuat website tanpa perlu menguasai pemrograman.

Digital Marketing

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

IKUT KURSUS GRATIS

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Pengertian Google Sites

Pengertian Google Sites

Google Sites adalah platform pembuatan website yang disediakan oleh Google, memungkinkan individu maupun perusahaan untuk membuat website tanpa perlu menguasai pemrograman.

Sebagai bagian dari Google Workspace, Google Sites terintegrasi dengan berbagai aplikasi produktivitas Google lainnya seperti Gmail, Calendar, Drive, Docs, Sheets, dan Slides, menawarkan kemudahan dalam kolaborasi dan pengelolaan konten.

Dengan interface yang intuitif, user dapat menyesuaikan tampilan situs sesuai keinginan, mulai dari pemilihan tema desain sampai penambahan berbagai elemen seperti kalender, peta, dan presentasi.

Kegunaan Google Sites

Berdasarkan Ecwid, berikut beberapa kegunaan Google Sites:

  • Kolaborasi tim: Google Sites memudahkan kerja sama antar tim dengan cara menyediakan platform yang terintegrasi dengan Google Workspace. Hal ini membantu anggota tim untuk berkolaborasi secara real-time, membagikan dokumen, dan mengelola proyek secara efisien.
  • Pembuatan website tanpa coding: dengan Google Sites, user bisa membuat website tanpa perlu memiliki pengetahuan tentang pemrograman atau web design. Ini sangat membantu bagi individu atau bisnis kecil yang ingin memiliki online presence tanpa investasi besar.
  • Portofolio digital: profesional dan kreatif dapat menggunakan Google Sites untuk membuat portofolio digital mereka, memamerkan pekerjaan, proyek, dan pencapaian kepada audiens yang lebih luas.
  • Situs intranet: organisasi dan perusahaan bisa memanfaatkan Google Sites untuk membuat intranet, sebuah jaringan internal untuk berbagi informasi, berita perusahaan, sumber daya, dan alat kolaborasi dengan karyawan.
  • Manajemen proyek: Google Sites bisa juga dipakai sebagai tool project management, memungkinkan user untuk mengatur jadwal, tugas, dan dokumen proyek di satu tempat yang mudah diakses.
  • Situs edukasi dan kelas: pendidik dapat memanfaatkan Google Sites untuk membuat situs kelas, menyediakan akses ke materi pelajaran, jadwal kelas, tugas, dan sumber daya pendidikan lainnya untuk siswa.
  • Event dan konferensi: Google Sites memungkinkan pembuatan halaman web untuk event dan konferensi, termasuk informasi tentang acara, agenda, pendaftaran, dan materi pendukung.
  • Landing page: bisnis bisa menggunakan Google Sites untuk membuat landing page untuk campaign marketing, produk baru, atau promosi, sehingga memudahkan pengumpulan data dan interaksi dengan pelanggan.

Kelebihan Google Sites

Berikut beberapa kelebihan Google Sites:

  • Integrasi dengan Google Workspace: Google Sites terintegrasi dengan suite aplikasi Google lainnya seperti Docs, Sheets, Slides, dan Drive, memudahkan penggunaan dan akses berbagai dokumen dan file secara langsung dari situs yang dibuat.
  • Kemudahan dalam penggunaan: user interface yang intuitif memungkinkan siapa pun, termasuk pemula, dapat dengan mudah membuat dan mengelola website tanpa memerlukan pengetahuan teknis atau pemrograman.
  • Biaya yang efisien: Google Sites menawarkan pembuatan dan hosting website secara gratis dengan menggunakan akun Google, sangat cocok untuk individu, organisasi nirlaba, atau bisnis kecil yang memiliki anggaran terbatas.
  • Kustomisasi fleksibel: meskipun sederhana, Google Sites menyediakan berbagai opsi kustomisasi untuk menyesuaikan tampilan situs, termasuk pemilihan tema, layout, dan penambahan widget atau elemen interaktif.
  • Akses kontrol: user bisa dengan mudah mengatur siapa saja yang dapat melihat atau mengedit situs, memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan akses dan kolaborasi.
  • Responsif pada berbagai perangkat: situs yang dibuat dengan Google Sites secara otomatis responsif dan dapat ditampilkan dengan tepat di berbagai ukuran layar, termasuk desktop, tablet, dan smartphone.
  • Integrasi dengan Google Analytics: Google Sites memungkinkan user untuk mengintegrasikan situs mereka dengan Google Analytics, memberikan informasi mendalam tentang traffic dan perilaku pengunjung situs.

Kekurangan Google Sites

Meskipun banyak memiliki kelebihan, ada juga beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan dari Google Sites:

  • Fitur desain terbatas: dibandingkan dengan platform pembuatan website lain seperti WordPress, Wix, atau Squarespace, Google Sites menawarkan opsi desain dan kustomisasi yang lebih terbatas. Hal ini bisa menjadi kendala bagi user yang ingin membuat website dengan desain lebih kompleks atau unik.
  • Fungsionalitas e-commerce terbatas: Google Sites tidak dirancang sebagai platform e-commerce, sehingga memiliki keterbatasan dalam mendukung pembuatan online store yang lengkap dengan fitur keranjang belanja, pembayaran, dan pengelolaan produk.
  • Opsi SEO terbatas: meskipun memungkinkan integrasi dengan Google Analytics, Google Sites memiliki opsi SEO lebih sedikit dibandingkan platform lain, sehingga bisa memengaruhi visibilitas situs di hasil pencarian Google.
  • Kustomisasi kode terbatas: bagi user yang ingin menambahkan kustomisasi khusus melalui HTML, CSS, atau JavaScript, Google Sites menawarkan ruang terbatas untuk melakukan hal tersebut, membatasi kemampuan untuk menyesuaikan fungsi atau tampilan situs secara mendalam.
  • Integrasi aplikasi pihak ketiga terbatas: meskipun terintegrasi dengan baik dengan aplikasi Google Workspace, Google Sites memiliki keterbatasan dalam mendukung integrasi dengan aplikasi atau layanan pihak ketiga yang mungkin diperlukan untuk fungsi situs tertentu.
  • Kapasitas penyimpanan: walaupun Google Sites sendiri tidak membatasi jumlah halaman atau situs yang dapat dibuat, penggunaan berkas dan media dalam situs akan memakan batas penyimpanan Google Drive yang tersedia. Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi situs dengan konten media yang banyak.

FAQ (Frequently Asked Question)

Bagaimana cara membuat website di Google Sites?

Hubspot menjelaskan langkah-langkah dasar dalam membuat website menggunakan Google Sites:

  • Buka Google Sites: kunjungi website Google Sites menggunakan browser. Pastikan telah masuk dengan akun Google.
  • Mulai proyek baru: klik pada tombol “+” atau “Buat Situs Baru” yang terletak di sudut kanan bawah atau kiri layar untuk memulai proyek website baru.
  • Pilih tema: Google Sites menawarkan berbagai tema yang dapat dipilih untuk desain dasar situs. Pilih tema yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi.
  • Tambahkan judul situs: di bagian atas halaman, akan ada tempat untuk menambahkan judul situs. Ini akan menjadi nama situs yang ditampilkan di tab browser.
  • Kustomisasi tampilan: gunakan toolbar untuk menambahkan atau mengedit elemen situs seperti teks, gambar, dan video. User juga dapat menambahkan halaman baru, mengubah layout, dan menyesuaikan warna serta font.
  • Masukkan konten: tambahkan konten yang relevan ke situs, seperti deskripsi tentang diri atau bisnis, informasi kontak, artikel, dan lainnya. Gunakan fitur drag-and-drop untuk memudahkan penempatan elemen.
  • Preview situs: gunakan tombol preview (biasanya dengan icon mata) untuk melihat bagaimana situs akan tampil di berbagai perangkat, termasuk desktop dan perangkat mobile.
  • Atur pengaturan situs: klik pada ikon pengaturan (roda gigi) untuk mengatur situs, seperti pengelolaan akses pengunjung, pengaturan SEO, dan lainnya.
  • Publikasikan situs: jika semua konten situs sudah selesai, klik tombol “Publikasikan” di pojok kanan atas. User akan diminta untuk memasukkan URL. Pastikan alamat tersebut unik dan belum digunakan. Jika perlu, atur siapa saja yang dapat melihat situs.
  • Bagikan atau promosikan situs: setelah situs dipublikasikan, bagikan URL situs kepada orang lain atau mempromosikannya melalui media sosial dan saluran lain untuk meningkatkan visibilitas.

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:

Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:
Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:

Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Kata kunci lainnya

Mulai karirmu dalam

Digital Marketing

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
ikut kursus gratis
Menu