Cara SetTimeout di JavaScript yang Mudah untuk Pemula

Fitur setTimeout di JavaScript berfungsi untuk menjalankan kode setelah jangka waktu tertentu. Simak tutorial mudah untuk pemula!
RevoU Staff
November 29, 2023
6
min read

Mau Belajar

Software Engineering

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
DAFTAR FULL PROGRAMCOBA COURSE GRATIS

Overview

Salah satu fitur yang ada di JavaScript adalah setTimeout, sebuah metode yang untuk menjalankan kode setelah jangka waktu tertentu.

Dalam web development, JavaScript menjadi bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk menambahkan interaktivitas pada website. Salah satu fitur yang ada di JavaScript adalah setTimeout, sebuah metode yang untuk menjalankan kode setelah jangka waktu tertentu.

Artikel ini akan menjelaskan konsep dasar setTimeout dalam JavaScript dan bagaimana cara menggunakannya, terutama bagi pemula. Yuk, simak!

Konsep Dasar Settimeout

setTimeout adalah metode bawaan JavaScript yang memungkinkan penundaan eksekusi kode. Seperti yang dijelaskan FreeCodeCamp, setTimeout akan mengeksekusi potongan kode setelah waktu tertentu berlalu.

Dengan kata lain, kamu dapat mengatur timer untuk menjalankan kode JavaScript pada waktu tertentu di masa mendatang. Hal ini sangat berguna dalam pengembangan website, misalnya untuk menampilkan pop up, memulai animasi, atau bahkan menunda permintaan ke server.

Manfaat Settimeout dalam JavaScript:

setTimeout dalam JavaScript tidak hanya tentang menunda eksekusi kode, tetapi juga mengoptimalkan interaksi user dengan website. Berikut beberapa manfaat utama dari penggunaan setTimeout:

Menjadwalkan tugas

setTimeout membantu developer untuk menetapkan kapan suatu function atau potongan kode harus dijalankan. Proses ini seperti mengatur alarm yang memberitahu JavaScript untuk menjalankan tugas pada waktu yang sudah ditentukan.

Misalnya, kamu ingin menampilkan pesan selamat datang atau popup beberapa detik setelah user memasuki situs. setTimeout akan membantu mengatur workflow tanpa mengganggu proses lain yang sedang berjalan.

Meningkatkan user experience

Dengan menggunakan setTimeout, developer bisa menunda eksekusi tugas yang tidak mendesak. Hal ini memungkinkan halaman web menjalankan page load lebih cepat, sementara tugas-tugas tertentu dijalankan di bagian background.

Sebagai contoh, jika sebuah website memiliki animasi berat, menundanya beberapa detik dapat membantu halaman untuk load lebih cepat, sehingga user tidak perlu menunggu lama untuk mulai menggunakan website tersebut.

Meningkatkan kontrol

setTimeout memberikan kontrol lebih baik atas eksekusi function. Artinya, kamu dapat menentukan secara tepat kapan suatu fungsi harus dijalankan. Apabila kamu perlu menjalankan lebih dari satu fungsi, lebih baik menggunakan callback untuk memastikan urutan eksekusi yang benar.

Selain itu, apabila ada kebutuhan untuk menunda eksekusi fungsi (seperti dalam teknik debouncing), timeout dapat dipakai untuk mengatur delay dengan lebih efektif. Hal ini sangat berguna dalam kasus seperti penjadwalan permintaan data ke server atau mengatur urutan animasi.

Sintaks dan Cara Membuat Settimeout JavaScript

Berikut sintaks dasar dari setTimeout Javascript:


  • fungsi: fungsi yang akan dijalankan setelah waktu tertentu.
  • milidetik: waktu tunggu sebelum fungsi dijalankan, dalam milidetik.
  • param1, param2, ...: parameter tambahan yang akan diteruskan ke fungsi.

Contoh Penggunaan Settimeout JavaScript

Sintaks tersebut dapat diimplementasikan sebagaimana dalam contoh berikut:

#1 Menampilkan pesan setelah 3 detik

Dalam contoh di atas, kita memiliki fungsi tampilkanPesan yang ketika dipanggil akan menampilkan 'Halo Dunia!' ke console

setTimeout dipakai untuk menunda pemanggilan tampilkanPesan selama 3000 milidetik (atau 3 detik). Ini berarti, setelah 3 detik sejak baris setTimeout dijalankan, pesan 'Halo Dunia!' baru akan muncul di console.

Contoh ini sering diterapkan untuk menampilkan notifikasi atau pesan selamat datang beberapa saat setelah user memasuki sebuah halaman web.

#2 Menunda eksekusi fungsi dengan parameter

Contoh kedua menunjukkan bagaimana setTimeout dapat dimanfaatkan untuk menunda eksekusi fungsi yang juga menerima parameter. Fungsi sapa di sini dirancang untuk menyapa user dengan nama yang diberikan sebagai argumen.

Dalam kasus ini, setTimeout tidak hanya menunda eksekusi fungsi sapa selama 2000 milidetik (2 detik), tetapi juga meneruskan 'Andi' sebagai argumen ke fungsi tersebut. Setelah 2 detik, fungsi sapa akan dijalankan dan menampilkan 'Halo, Andi' ke console.

FAQ (Frequently Asked Question)

Bagaimana cara membatalkan setTimeout?

Untuk membatalkan setTimeout yang telah diatur, kamu bisa dapat menggunakan metode clearTimeout. Metode ini membutuhkan ID yang dikembalikan oleh setTimeout. Contohnya:

Dengan menggunakan clearTimeout, kamu akan mencegah eksekusi fungsi yang telah dijadwalkan dengan setTimeout.

Penutup

Dengan memahami cara kerja setTimeout dan bagaimana menggunakannya, kamu bisa dengan mudah menambahkan fitur yang lebih dinamis dan interaktif ke dalam website. Metode ini membuka banyak kemungkinan dalam meningkatkan user experience dan responsivitas.

RevoU Staff
Kickstart your career in tech with RevoU!

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program: Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion. Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program: Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion. Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program: Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion. Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Artikel Lainnya

Mau belajar

Software Engineering

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
Menu

Mulai karirmu dalam

Software Engineering

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

Mau Belajar

Software Engineering

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

DAFTAR FULL PROGRAM

Mau Belajar

Software Engineering

?