Schema Markup

Schema markup merupakan kode semantik yang ditempatkan pada website untuk membantu mesin pencari menyajikan hasil pencarian yang lebih informatif dan relevan bagi user.

Digital Marketing

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

IKUT KURSUS GRATIS

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Apa itu Schema Markup?

pengertian Schema Markup

Schema markup merupakan kode semantik yang ditempatkan pada website untuk membantu mesin pencari menyajikan hasil pencarian yang lebih informatif dan relevan bagi user.

Dengan menggunakan schema markup, informasi seperti jadwal acara, harga produk, review, dan FAQ dapat ditampilkan secara langsung pada halaman hasil pencarian.

Selain meningkatkan kemungkinan website untuk mendapatkan rich snippet, schema markup juga membantu mesin pencari memahami konten website dengan lebih baik. Pada gilirannya, hal ini dapat meningkatkan ranking pencarian website.

Schema markup sendiri menggunakan vocabulary yang disepakati dari Schema.org, sebuah kolaborasi antara Google, Bing, Yahoo, dan Yandex, untuk memastikan informasi disajikan secara konsisten di seluruh mesin pencari. Implementasi schema markup menjadi salah satu strategi penting dalam SEO karena membantu mesin pencari memahami konten website lebih baik, yang pada gilirannya memengaruhi ranking pencarian dan meningkatkan user experience.

Pentingnya Schema Markup bagi SEO

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut pentingnya schema markup bagi SEO:

  • Meningkatkan pemahaman mesin pencari: schema markup membantu mesin pencari memahami konten pada sebuah website, memungkinkannya menyajikan informasi yang lebih relevan dan akurat kepada user.
  • Peningkatan untuk rich snippet: dengan menggunakan schema markup, website dapat memenuhi syarat untuk menampilkan rich snippet di hasil pencarian, seperti star rating, harga produk, atau jadwal acara. Hal ini meningkatkan visibilitas sekaligus click-through rate (CTR).
  • Mendukung voice search (pencarian suara): seiring meningkatnya penggunaan pencarian suara, schema markup menjadi semakin penting karena memudahkan mesin pencari mengekstrak informasi dan menjawab pertanyaan user dengan tepat.
  • Meningkatkan ranking SEO: meskipun tidak secara langsung menyatakan peningkatan ranking, website yang menggunakan schema markup sering kali mendapatkan ranking tinggi di hasil pencarian, karena kualitas dan relevansi konten yang lebih mudah dipahami mesin pencari.
  • Meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas: menampilkan informasi yang kaya dan terstruktur di hasil pencarian berpeluang meningkatkan persepsi kepercayaan dan kredibilitas website di mata user.
  • Mengoptimalkan untuk semua jenis konten: schema markup mendukung berbagai jenis konten, termasuk artikel, produk, resep, event, dan banyak lagi, membuatnya menjadi tool yang fleksibel untuk SEO di berbagai industri.

Jenis-jenis Schema Markup

SEMrush menjelaskan beberapa jenis schema markup, yaitu:

#1 Product markup

Product Markup merupakan salah satu jenis schema markup untuk website e-commerce atau situs yang menampilkan informasi produk.

Dengan menggunakan product markup, detail khusus tentang produk seperti nama, harga, ketersediaan, dan review dapat disajikan secara langsung di hasil pencarian Google. Hal ini memungkinkan pelanggan potensial untuk mendapatkan informasi penting tentang produk sebelum mereka mengeklik website.

#2 Review markup

Review markup digunakan untuk menampilkan ulasan dan penilaian produk atau layanan pada hasil pencarian.

Schema ini memberikan detail seperti rating keseluruhan (biasanya ditampilkan dalam bentuk bintang), jumlah review, dan ringkasan ulasan spesifik. Dengan menampilkan ulasan dan rating langsung di hasil pencarian, website bisa meningkatkan kepercayaan dan kredibilitas di mata calon konsumen. Hal ini sangat penting dalam memengaruhi keputusan pembelian, terutama dalam industri di mana opini dan user experience berperan penting.

#3 Article markup

Article markup dirancang untuk meningkatkan visibilitas dan presentasi artikel, postingan blog, serta konten berita di hasil pencarian.

Dengan memberikan informasi tambahan seperti judul artikel, penulis, tanggal publikasi, dan gambar, article markup membantu mesin pencari memahami sekaligus mengkategorikan konten lebih tepat. Ini tidak hanya membantu dalam meningkatkan peluang konten untuk ditampilkan dalam fitur khusus seperti Google News, tetapi juga meningkatkan user engagement dengan menonjolkan informasi penting sebelum mereka mengunjungi website.

#4 Course markup

Course markup adalah schema yang dirancang untuk informasi tentang kursus pendidikan yang ditawarkan oleh institusi pendidikan atau penyedia kursus online.

Schema ini memungkinkan penyajian detail seperti nama kursus, deskripsi, penyedia, dan durasi kursus secara langsung di hasil pencarian. Dengan demikian, calon peserta lebih mudah menemukan kursus yang relevan dengan kebutuhan mereka dan mendapatkan informasi penting tentang kursus tersebut sebelum mengunjungi situs.

#5 Organization markup

Organization markup digunakan untuk menyediakan informasi tentang organisasi, seperti perusahaan, lembaga nirlaba, atau entitas lainnya.

Informasi yang dapat disajikan melalui schema ini termasuk nama organisasi, logo, lokasi, kontak, dan link media sosial. Organization markup membantu meningkatkan identitas brand di hasil pencarian dengan menampilkan informasi organisasi yang konsisten dan akurat.

#6 Local business markup

Local business markup khusus dirancang bagi bisnis lokal, memungkinkan untuk menampilkan informasi penting seperti alamat, nomor telepon, jam operasional, dan ulasan di hasil pencarian.

Schema ini penting untuk meningkatkan visibilitas bisnis lokal di pencarian lokal, membantu user menemukan bisnis dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat. Dengan menonjolkan informasi relevan secara langsung di hasil pencarian, bisnis lokal dapat meningkatkan traffic ke situs mereka dan mendorong lebih banyak kunjungan fisik ke lokasi.

FAQ (Frequently Asked Question)

Bagaimana cara mengecek schema markup?

Untuk mengecek schema markup pada sebuah website, inilah beberapa cara yang bisa dilakukan:

Google's Rich Results Test

  • Kunjungi Google's Rich Results Test.
  • Masukkan URL halaman yang ingin diperiksa.
  • Klik "Test URL".
  • Tunggu hingga proses selesai dan hasilnya akan terlihat, termasuk apakah halaman tersebut memenuhi syarat untuk rich results dan detail schema markup yang terdeteksi.

Schema Markup Validator (sebelumnya dikenal sebagai Structured Data Linter)

  • Kunjungi Schema Markup Validator.
  • Masukkan URL halaman yang ingin diperiksa atau paste kode HTML.
  • Klik "Test" atau "Validate".
  • Alat ini akan menampilkan struktur schema markup yang terdeteksi dan memberikan informasi tentang kesalahan atau peringatan yang ditemukan.

Tools SEO lainnya

Beberapa tools SEO profesional dan platform audit website juga menyediakan fitur untuk mengecek dan menganalisis schema markup, seperti SEMrush, Ahrefs, dan Moz. Fitur ini biasanya tersedia dalam paket berbayar.

Kata kunci lainnya

Mulai karirmu dalam

Digital Marketing

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
ikut kursus gratis
Menu