Power BI vs Tableau untuk Visualisasi Data (Plus dan Minus)

Perbedaan Power BI vs Tableau dapat dilihat dari kemampuan visualisasi data, sumber data, kemudahan penggunaan, bahasa pemrograman, hingga customer support.
Hasna Latifatunnisa
November 4, 2022
5
min read

Mau Belajar

Visualisasi Data

GRATIS?

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 5 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!
ikut kursus gratis

Overview

Power BI cocok digunakan untuk keperluan business intelligence, sementara Tableau menjadi tools yang ditargetkan untuk advanced user dan cocok digunakan untuk data berjumlah besar.

Banyak yang membandingkan tools Power BI vs Tableau karena keduanya sering dipakai untuk kebutuhan visualisasi data para analyst, termasuk di bidang business intelligence.

Tableau adalah tools yang rilis sejak 2004, sementara Power BI baru dirilis tahun 2011. Namun, secara harga, Power BI memang jauh lebih murah.

Tapi bagaimana dengan perbandingan kemampuan visualisasi data, sumber data, kemudahan penggunaan, bahasa pemrograman, hingga customer support Power BI vs Tableau?

Merangkum dari berbagai sumber, berikut perbedaan Power BI vs Tableau. Yuk, simak!

Sekilas tentang Power BI vs Tableau

Power BI dan Tableau adalah tools data analytics yang sering digunakan analyst.

Power BI dirilis pada tahun 2011. Tools ini memiliki berbagai komponen penting, seperti Power BI Gateway, Power BI Mobile Apps, Power BI Desktop, Power BI Report Server, dan Power BI Service.

Dengan Power BI, seorang data analyst dapat melakukan drag-and-drops dengan mudah dan bisa menyalin semua formatting di visualisasi yang serupa.

Sementara Tableau telah dirilis jauh sebelum Power BI, yaitu pada tahun 2004. Beberapa fitur yang ditawarkan Tableau antara lain Tableau Online, Tableau Vizable, Tableau Reader, Tableau Desktop, Tableau Public, dan Tableau Server.

Sama seperti Power BI, Tableau juga memiliki fitur drag-and-drops yang memudahkan pengguna untuk membuat visualisasi interaktif dengan cepat. Dengan Tableau, kamu bisa membuat dashboard interaktif hanya dengan beberapa kali klik.

Power BI vs Tableau

Power BI vs Tableau - Kemampuan Visualisasi Data

Tools Power BI bisa digunakan untuk mengunggah data dengan cepat lalu membuat visualisasi menggunakan natural language queries. Kamu hanya perlu memasukkan data ke bentuk visualisasi yang diinginkan.

Meski demikian, kelemahan Power BI adalah tools ini hanya dapat memvisualisasikan maksimal 3.500 data points.

Sedangkan Tableau memungkinkan kamu menggunakan lebih banyak data points ketika visualisasi. Dari sini, kamu bisa membuat visualisasi data mulai dari yang dasar hingga rumit, termasuk heat maps, line charts, scatter plots, dan banyak lainnya.

Power BI vs Tableau - Kemudahan Penggunaan

Bisa dikatakan Power BI memiliki keunggulan besar dalam kemudahan penggunaan. Ini dikarenakan user interface Power BI berakar dari Microsoft Office 365, di mana kita pasti sudah tidak asing lagi dengan tampilannya.

Meski penggunaanya lebih rumit dan kompleks bagi pemula, Tableau memiliki kelebihan lain dalam memvisualisasikan data secara detail. Tools ini juga menyertakan kemampuan natural language ke software-nya. Dengan demikian, pengguna lebih mudah menemukan solusi untuk masalah-masalah kompleks sekaligus memahami data lebih baik.

Power BI vs Tableau - Sumber Data

Dalam hal sumber data, keduanya sama-sama mendukung akses ke banyak sumber.

Power BI dapat mendukung berbagai sumber data, namun aksesnya lebih terbatas dibanding Tableau. Beberapa contoh sumber data yang bisa diakses dengan Power BI adalah MS SQL Server, IBM DB2, MySQL, Microsoft Excel, Oracle Database, Text/SV, PostgreSQL, Folders, dan lain-lain.

Sementara Tableau memiliki akses yang lebih luas ke berbagai sumber data dan server, termasuk PDF, Excel, JSON, Cloudera Hadoop, Text File, statistical file, Google Analytics, Amazon Redshift, Google Drive, Dropbox, Google Sheets, dan banyak lainnya.

Power BI vs Tableau - Bahasa Pemrograman

Untuk melakukan data manipulation dan data modeling, Power BI didukung dengan Data Analysis Expression dan M language. Power BI juga bisa terhubung dengan bahasa pemrograman R, namun hanya tersedia untuk pengguna enterprise-level.

Power BI bekerja dengan cepat dan baik apabila jumlah data tidak terlalu banyak. Namun, jika data yang diolah volumenya cukup besar, kinerja power BI cenderung melambat.

Dibanding Power BI, Tableau dapat terintegrasi lebih baik dengan bahasa pemrograman Python dan R. Dengan demikian, visualisasi data dapat ditingkatkan menjadi lebih baik dan lebih cepat menangani data dengan volume besar. 

Power BI vs Tableau - Customer Support

Berdasarkan pengalaman pelanggan, customer support dalam Power BI akan ditangani lebih cepat jika kamu memiliki akun berbayar. Meski demikian, sebenarnya Power BI tidak mengeluarkan tarif berbayar untuk dukungan pelanggan dan akan tetap menangani keluhan terlepas dari status akun kamu.

Di samping itu, Power BI juga memiliki berbagai support resources, seperti forum community, kursus, dan guided learning.

Sementara Tableau menawarkan dukungan langsung via e-mail dan telepon selama 24 jam. Kamu juga bisa mengirimkan ticket keluhan melalui customer portal. Tool ini juga memiliki lebih dari 500 grup pengguna global dan lebih dari 150.000 pelanggan yang aktif berpartisipasi dalam komunitas online Tableau.

Power BI vs Tableau - Harga

Dilansir dari situs resminya, Power BI memiliki harga lebih murah dibanding Tableau.

Berikut biaya yang ditawarkan Power BI:

  • Power BI Pro: $13.70 per pengguna/bulan.
  • Power BI Premium per pengguna: $27.50 per pengguna/bulan.
  • Power BI Premium per kapasitas: $6.858 per kapasitas/bulan.

Sementara Tableau memberi harga bervariasi per user, antara lain:

  • $15 per bulan untuk Tableau Viewer (satu user).
  • $42 per bulan untuk Tableau Explorer (satu user).
  • $70 per bulan untuk Tableau Creator (satu user).

Power BI vs Tableau, Mana yang Terbaik?

Power BI cocok digunakan untuk keperluan business intelligence karena dapat membantu perusahaan meningkatkan analisis data mereka. 

Dengan biaya yang rendah, kemudahaan penggunaan yang didasarkan pada Microsoft Office 365, dan kemudahan mempelajarinya, Power BI bisa untuk meningkatkan skill data science dan diaplikasikan pada bisnis yang memiliki keterbatasan biaya.

Apabila individu/perusahaan ingin menganalisis data yang jumlahnya tidak terlalu besar, Power BI bisa menjadi pilihan tepat.

Di sisi lain, Tableau menjadi tools yang ditargetkan untuk advanced user (pengguna tingkat lanjut). Ini cocok digunakan jika perusahaan memiliki volume data besar yang harus dianalisis dengan cepat. Tableau memiliki banyak fitur yang bisa diandalkan untuk bisnis menengah dan besar dengan anggaran yang sudah memadai/stabil.

Hasna Latifatunnisa
Hasna has a high interest in content writing. She constantly strives to create informative and educational content. For her, writing is one of the eternal masterpieces.

Artikel Lainnya

Menu

Mulai karirmu dalam

Data Analytics

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 5 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!
ikut kursus gratis