Monorepo

Monorepo adalah konsep pengelolaan source code di mana kode untuk berbagai proyek disimpan dalam satu repository version control yang sama.

Software Engineering

Mau Belajar

Software Engineering

GRATIS?

Di RevoU, tidak hanya teori, penerapan, serta career coaching. Kamu juga mendapatkan akses ke Community Hub dengan 6000+ member. Di sini, kamu akan selalu terupdate informasi seputar job openings, industry news, dan upskilling events!

IKUT KURSUS GRATIS

Mau Belajar

Software Engineering

GRATIS?

Apa itu Monorepo?

pengertian monorepo

Monolithic repository atau biasa disingkat monorepo adalah konsep pengelolaan source code di mana kode untuk berbagai proyek disimpan dalam satu repository version control yang sama.

Konsep ini berguna bagi tim developer untuk menyederhanakan manajemen dependency, mempermudah proses code refactoring secara global dengan commit atomic, dan memudahkan pengelolaan konfigurasi lintas proyek.

Dalam monorepo, kode untuk aplikasi, layanan, library, bahkan microservices yang berbeda, berada dalam satu tempat, sehingga tim developer dapat berbagi serta mengelola dependency secara efisien, sekaligus mengurangi duplikasi konfigurasi.

Namun, monorepo juga menghadirkan tantangan, terutama terkait skalabilitas. Seiring bertambahnya ukuran codebase, waktu untuk build dan testing bisa meningkat secara signifikan, memerlukan infrastruktur dan alat yang mampu menangani kompleksitas tersebut. Selain itu, manajemen akses dan keamanan menjadi lebih kompleks, karena perubahan pada satu bagian dari repository berpotensi memengaruhi banyak proyek.

Meskipun demikian, banyak perusahaan teknologi besar, seperti Google, Facebook, dan Twitter, telah mengadopsi pendekatan monorepo untuk memanfaatkan keuntungan kolaborasi dan efisiensi yang ditawarkannya. Perusahaan tersebut sering kali mengembangkan alat dan sistem khusus untuk mengatasi tantangan yang muncul dari penggunaan monorepo, memastikan tim development dapat bekerja dengan efektif dalam skala besar.

Kelebihan Monorepo

Berikut kelebihan utama dari penggunaan monorepo dirangkum dari berbagai sumber

  • Konsistensi kode: monorepo memudahkan untuk menjaga konsistensi kode di seluruh proyek. Dengan semua kode berada dalam satu repository, standar coding dan konvensi dapat diterapkan secara universal, memastikan setiap bagian dari kode beroperasi dengan cara seragam.
  • Kemudahan dalam pengelolaan dependency: dengan monorepo, manajemen dependency menjadi lebih sederhana karena semua proyek berbagi satu set dependency yang sama. Proses ini mengurangi risiko conflict version dan memudahkan pembaruan dependency secara keseluruhan.
  • Refactoring dan pembaruan berskala besar: melakukan perubahan yang memengaruhi beberapa proyek menjadi lebih mudah dengan monorepo. Refaktorisasi kode atau pembaruan berskala besar bisa dilakukan dalam satu commit, memastikan semua perubahan tetap sinkron di seluruh proyek.
  • Kolaborasi tim yang lebih baik: monorepo memfasilitasi kolaborasi antar tim dengan menyediakan one reference point untuk kode. Hal ini memungkinkan tim yang berbeda untuk bekerja bersama lebih efisien, berbagi kode, dan memanfaatkan komponen yang sudah ada tanpa perlu menduplikasi pekerjaan.
  • Mempermudah integrasi dan pengujian: dengan semua kode berada dalam satu tempat, proses integrasi dan pengujian menjadi lebih terstruktur. Tim bisa lebih mudah menjalankan test suite secara komprehensif, memastikan perubahan tidak memecahkan fungsi yang ada di tempat lain dalam repository.

Kapan Menggunakan Monorepo?

Menggunakan monorepo sebagai strategi pengelolaan source code dapat sangat bermanfaat dalam beberapa skenario tertentu:

  • Proyek skala besar dengan banyak sub-proyek: monorepo cocok untuk perusahaan yang mengembangkan banyak proyek saling terkait atau memiliki banyak modul yang dapat digunakan kembali. Ini memudahkan pengelolaan kode dan dependency bersama.
  • Kolaborasi tim cross-function: dalam lingkungan di mana tim cross-function (seperti pengembangan, desain, dan QA) perlu bekerja sama, monorepo memfasilitasi kolaborasi dan berbagi kode dengan lebih mudah.
  • Pengembangan yang memerlukan refactoring berskala besar: jika proyek sering memerlukan perubahan atau pembaruan yang memengaruhi beberapa bagian kode, monorepo membantu perubahan tersebut dilakukan dalam satu commit, memastikan konsistensi di seluruh proyek.
  • Pengelolaan dependency terpusat: untuk proyek yang memerlukan pengelolaan versi dependency secara konsisten di antara berbagai modul atau layanan, monorepo menyediakan platform yang memudahkan pengelolaan dependency terpusat.
  • Automasi dan integrasi CI/CD: monorepo memudahkan pengaturan pipeline CI/CD karena semua kode berada dalam satu repository. Hal ini mempermudah otomatisasi build, testing, dan deployment yang lebih konsisten.

FAQ (Frequently Asked Question)

Apa perbedaan monorepo dan multi repo? 

Monorepo dan multi repo adalah dua strategi pengelolaan source code yang berbeda, masing-masing memiliki pendekatan unik dalam pengembangan software.

Monorepo adalah strategi pengelolaan source-code di mana kode untuk banyak proyek disimpan dalam satu repository tunggal. Konsep ini berfungsi agar semua kode untuk berbagai layanan, library, dan aplikasi disimpan dalam satu lokasi pusat.

Sebaliknya, multi repo, atau repository multiple, mengadopsi pendekatan di mana setiap proyek atau layanan memiliki repository version control-nya sendiri. Strategi ini membantu pemisahan yang lebih jelas antara proyek berbeda, memudahkan manajemen akses dan keamanan, serta memungkinkan release cycle secara independen untuk setiap proyek.

Kedua pendekatan ini menawarkan manfaat dan tantangan berbeda. Pilihan antara monorepo dan multi repo sering kali bergantung pada ukuran tim, kompleksitas proyek, dan preferensi manajemen. Monorepo menekankan pada kesatuan dan kolaborasi, sedangkan multi repo menawarkan fleksibilitas dan pemisahan yang lebih besar antara proyek-proyek berbeda.

Lebih lanjut, berikut tabel perbedaan monorepo dan multi repo:

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:

Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:
Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:

Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Kata kunci lainnya

Mulai karirmu dalam

Software Engineering

Di RevoU, tidak hanya teori, penerapan, serta career coaching. Kamu juga mendapatkan akses ke Community Hub dengan 6000+ member. Di sini, kamu akan selalu terupdate informasi seputar job openings, industry news, dan upskilling events!
ikut kursus gratis
Menu