Brand Awareness

Brand awareness adalah istilah marketing yang menggambarkan sejauh mana konsumen mengenali suatu produk atau merek.

Digital Marketing

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 5 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!

IKUT KURSUS GRATIS

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Apa itu Brand Awareness?

Pengertian brand awareness
Pengertian brand awareness

Berdasarkan Investopedia, brand awareness adalah istilah marketing yang menggambarkan sejauh mana konsumen mengenali suatu produk atau merek. 

Semakin nama produk itu dikenal, brand awareness juga semakin tinggi atau biasa disebut trending/buzzworthy/populer. Konsep brand awareness lahir dari upaya membuat audiens akrab atau familiar dengan produk atau layanan tertentu.

Menciptakan brand awareness juga menjadi kunci dalam mempromosikan produk baru atau menghidupkan merek lama (rebranding).

Manfaat Brand Awareness

Setiap customer journey berawal dari brand awareness, yaitu saat audiens pertama kali sadar akan adanya merek tersebut. Hubspot telah merangkum beberapa manfaat brand awareness, yaitu:

Dapat menumbuhkan kepercayaan

Brand awareness dapat menumbuhkan kepercayaan pelanggan. 

Saat seseorang ingin melakukan pembelian, produk yang lebih sering didengar dan dibicarakan masyarakat lebih besar kemungkinannya untuk dipilih. Ini dikarenakan pelanggan sudah tidak asing dan tahu testimoni secara nyata, sehingga mereka lebih mudah percaya produk itu memiliki kualitas tertentu.

Dapat membangun brand equity

Brand equity adalah sesuatu yang menggambarkan nilai merek (brand’s value). Gambaran ini didapatkan dari pengalaman konsumen dan persepsi terhadap merek tersebut. Pengalaman dan persepsi positif mengartikan brand equity yang bagus, begitu pun sebaliknya.

Brand equity bisa ditingkatkan dengan cara membangun brand awareness secara konsisten sekaligus mempromosikan pengalaman pelanggan yang positif.

Menciptakan suatu asosiasi

Ketika suatu merek sudah lama berada di pasaran dengan strategi pemasaran yang juga berkelanjutan, merek tersebut punya peluang tinggi untuk menjadi top of mind untuk menyebut istilah barang itu sendiri.

Misalnya, banyak orang menyebut air mineral kemasan dengan menyebut merek Aqua. Padahal, air minum kemasan yang beredar di pasaran memiliki merek berbeda-beda.

Contoh lainnya adalah Google. Banyak orang menyebut search engine dengan istilah Google. Nyatanya, Google adalah salah satu “produk” search engine.

Tolok Ukur Brand Awareness

Tolok ukur brand awareness
Tolok ukur brand awareness

Sprout Social menyebutkan 3 tolok ukur brand awareness, antara lain:

#1 Survei

Survei sering dilakukan bisnis untuk mengetahui apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dialami audiens tentang produk/layanan bisnis. Data hasil survei dapat digunakan untuk melacak brand perception dari waktu ke waktu.

Hasil survei juga berfungsi memberikan informasi/wawasan tentang apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan perusahaan di masa depan.

#2 Website traffic

Website traffic memang bukan menjadi hal utama yang bisa digunakan untuk mengukur brand awareness. Namun, dengan mengetahui website traffic, perusahaan bisa memasukkannya ke ROI dan menjadikannya sebagai salah satu metrics kesuksesan strategi digital marketing

#3 Social listening

Banyaknya platform media sosial membuat orang lebih mudah berekspresi, berkomentar, dan bercerita berbagai hal, termasuk pengalaman mereka membeli produk/layanan tertentu. Pengalaman bisa berupa pengalaman yang disukai dan tidak disukai.

Semakin banyak orang yang membicarakan merek di media sosial, kemungkinan merek dikenal banyak audiens juga semakin besar.

Contoh Brand Awareness

Salah satu cara meningkatkan brand awareness adalah dengan memiliki gambar atau simbol yang ikonik yang mudah diingat orang.

Berikut beberapa contoh perusahaan yang telah memiliki brand awareness tinggi dengan menggunakan logo berciri khas.

Contoh brand awareness
Contoh brand awareness
  • Nike memiliki logo tanda centang.
  • McDonalds memiliki logo huruf M berwarna kuning dengan background merah.
  • Apple memiliki logo apel yang sudah digigit.
  • Gucci memiliki logo seperti huruf G yang saling berhadapan dan berkaitan.

Hanya dengan melihat logo-logo di atas tanpa disertai nama merek, kebanyakan orang pasti sudah bisa mengetahui brand itu.

Penutup

Brand awareness adalah konsep yang berdampak besar bagi strategi marketing, pendapatan, dan persepsi audiens. Konsep ini mengacu pada seberapa familiar audiens dengan produk dan layanan tertentu.

Brand awareness berusaha membuat audiens tidak asing dan terbiasa ketika ada seseorang menyebut nama merek suatu produk.

FAQ (Frequently Asked Question)

Apa platform yang cocok digunakan untuk brand awareness?

Semua marketing channel bisa dipakai untuk meningkatkan brand awareness, dari PPC, SEO, sampai media sosial. Namun, perusahaan dapat memprioritaskan untuk menjangkau pelanggan potensial lewat media sosial karena biayanya murah dan jangkauan sangat luas.

Dengan media sosial, bisnis juga bisa mengevaluasi langsung reaksi audiens terhadap konten-konten mereka melalui kolom komentar, jumlah shares, likes, dan lainnya.

Selain itu, media sosial bisa menjadi platform yang tepat untuk mengetahui berapa banyak audiens yang menyebutkan (mention), menggunakan hashtag, dan melakukan tagging di media sosial perusahaan. Semakin banyak yang melakukan hal tersebut mengartikan audiens semakin sadar (aware) dengan merek. 

Apa perbedaan brand awareness dan reach?

Perbedaan brand awareness dan reach masih sering membuat bingung ketika proses set up campaign iklan di Facebook Ads. Keduanya merupakan opsi objective atau tujuan yang ingin dicapai pengiklan. 

Dalam Facebook Ads Manager, ada total 11 pilihan campaign objective yang terbagi menjadi 3 kategori:

Pilihan campaign objective Facebook Ads
Pilihan campaign objective Facebook Ads

Meskipun brand awareness dan reach berada dalam kategori yang sama, ada perbedaan fungsi. 

Brand awareness dipakai untuk meningkatkan kesadaran merek dengan menampilkan iklan kepada orang-orang yang berpotensi untuk memperhatikannya. Sedangkan reach dipakai untuk menargetkan sebanyak-banyaknya orang tanpa mem-filter apakah audiens akan tertarik.

Jika ingin merek lebih diingat orang, brand awareness bisa menjadi pilihan objective yang tepat. Sedangkan reach cocok untuk tujuan menjangkau audiens semaksimal mungkin.  

Kata kunci lainnya

Mulai karirmu dalam

Digital Marketing

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 5 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!
ikut kursus gratis
Menu