Game Development

Game development adalah proses kreatif dan teknis dalam menciptakan video game, mulai dari perancangan konsep, desain, pembuatan, pengujian, sampai peluncuran game.

Software Engineering

Mau Belajar

Software Engineering

GRATIS?

Di RevoU, tidak hanya teori, penerapan, serta career coaching. Kamu juga mendapatkan akses ke Community Hub dengan 6000+ member. Di sini, kamu akan selalu terupdate informasi seputar job openings, industry news, dan upskilling events!

IKUT KURSUS GRATIS

Mau Belajar

Software Engineering

GRATIS?

Apa itu Game Development?

Game development adalah proses kreatif dan teknis dalam menciptakan video game. Proses ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari perancangan konsep, desain, pembuatan, pengujian, sampai peluncuran game.

Dalam game development, penting untuk memikirkan mekanika permainan, reward untuk pemain, keterlibatan pemain, dan desain level. Seorang game developer bisa berperan sebagai programmer, voice designer, artist, graphic designer, dan berbagai peran lainnya dalam industri ini.

Komponen penting dalam game development meliputi cerita, karakter, audio, art, pencahayaan, dan level. Setiap komponen ini berperan penting dalam menentukan kualitas dan potensi game yang dibuat.

Misalnya, cerita akan menentukan seberapa menarik game tersebut bagi pemain, sementara audio dapat meningkatkan pengalaman bermain game. Level dalam game, seperti yang terlihat pada game populer seperti Candy Crush, menandakan peningkatan kesulitan dan tantangan bagi pemain.

Game Engine dalam Game Development 

Dalam game development, game engine adalah software yang menyediakan fitur dan alat untuk membuat serta menjalankan video game. Game engine berfungsi sebagai framework dasar yang mengotomatiskan sejumlah aspek teknis game development, memungkinkan developer fokus pada elemen kreatif dan unik dari game-nya.

Fitur utama dari game engine biasanya mencakup graphic rendering untuk 2D atau 3D, pembuatan audio untuk musik dan efek suara, serta tool untuk animasi dan scripting.

Game engine juga menyediakan IDE (integrated development environment) untuk merancang, menguji, dan mengedit game dalam satu platform. Proses ini sering kali mencakup visual editor yang memudahkan penempatan dan manipulasi elemen dalam game, seperti karakter, objek, dan lanskap.

Beberapa contoh game engine populer termasuk Unity, Unreal Engine, dan Godot. Masing-masing memiliki kekuatan dan fitur khusus. pilihan game engine sering kali bergantung pada kebutuhan spesifik proyek, seperti jenis game, target platform, dan preferensi tim pengembangan.

Proses Game Development

Berikut dari tahapan utama dalam game development dikutip dari GameMaker:

  • Planning: tahap ini melibatkan pembentukan ide dasar game. Pertanyaan fundamental tentang genre, cerita, karakter, dan mekanika permainan wajib dijawab. Konsep bisa berubah selama tahap ini dan keputusan konsep sangat penting. Jika perubahan dilakukan di kemudian hari, bisa menimbulkan masalah besar.
  • Proof of concept: setelah ide dasar terbentuk, langkah selanjutnya adalah membuat bukti konsep. Tahap ini adalah bagian akhir dari tahap perencanaan, menentukan sumber daya yang diperlukan untuk mewujudkan game dan menarik perhatian publisher atau investor.
  • Pre-production: pada proses ini, scope pekerjaan ditentukan, termasuk pembuatan storyboard dan prototype. Keputusan tentang aspek-aspek seperti art style, mekanika permainan, dan skrip juga dibuat.
  • Production: ini adalah tahap terpanjang dan paling penting, di mana sebagian besar waktu dan biaya dihabiskan. Dunia game dibuat, karakter utama dan NPC dirancang, suara direkam, serta efek suara dibuat. Tahap produksi adalah di mana ide-ide diuji secara maksimal serta keputusan penting dibuat.
  • Testing: tahap ini melibatkan pengujian menyeluruh untuk menemukan dan memperbaiki bug, glitch, dan masalah lain. Semua aspek game diuji, termasuk environment dan performa.
  • Pre-launch: tahap selanjutnya berfokus pada marketing. Trailer, demo, atau versi early access mungkin dirilis. Ini adalah saat di mana game siap ditampilkan ke publik dan feedback pertama diterima.
  • Launch: saatnya merilis game. Tahap ini melibatkan final polishing, memperbaiki bug, dan menambahkan sentuhan artistik terakhir.
  • Post-launch: setelah peluncuran, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, termasuk memperbaiki bug, downloadable content (DLC), dan melakukan pembaruan game balance.

FAQ (Frequently Asked Question)

Apa saja bahasa pemrograman yang biasa digunakan dalam game development?

Berikut beberapa bahasa pemrograman yang paling umum digunakan dalam game development:

  • C++: C++ adalah bahasa pemrograman yang sangat populer dalam game development karena performa tinggi dan kontrol memorinya fleksibel. Banyak game engine besar (seperti Unreal Engine) menggunakan C++ untuk pengembangan inti mereka.
  • C#: C# menyederhanakan beberapa aspek pemrograman yang lebih kompleks dan menawarkan keseimbangan antara kecepatan serta kemudahan penggunaan.
  • Java: Java dipakai dalam game development, terutama untuk platform Android dan game berbasis web. Java dikenal karena portabilitasnya, memungkinkan game berjalan di berbagai platform tanpa perlu modifikasi besar.
  • Python: Python juga terkadang digunakan untuk game development, terutama dalam prototyping dan scripting. Meskipun tidak secepat bahasa seperti C++ atau C#, Python menawarkan sintaks yang mudah dibaca dan mudah dipelajari pemula.
  • Swift: Swift dimanfaatkan untuk mengembangkan game di platform Apple, seperti iOS dan macOS. Ini adalah bahasa yang relatif baru dari Apple, dirancang untuk menjadi cepat, modern, dan aman.
  • Kotlin: Kotlin menjadi bahasa yang tidak kalah populer untuk game development Android, sebagai alternatif untuk Java. Bahasa ini kompatibel dengan Java, menawarkan beberapa fitur modern dan sintaks yang lebih clean.

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:

Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:
Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program:

Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion.

Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Kata kunci lainnya

Mulai karirmu dalam

Software Engineering

Di RevoU, tidak hanya teori, penerapan, serta career coaching. Kamu juga mendapatkan akses ke Community Hub dengan 6000+ member. Di sini, kamu akan selalu terupdate informasi seputar job openings, industry news, dan upskilling events!
ikut kursus gratis
Menu