Facebook Audience: Cara Membuat Custom Audience

Cara membuat custom audience dalam Facebook Audiens berikut ini akan memudahkan kamu menargetkan audiens yang tepat.
Yohanes Willy Agusta
July 19, 2022
10
min read

Mau Belajar

Facebook Ads

GRATIS?

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 10 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!
ikut kursus gratis

Overview

Fitur custom audience adalah fitur yang membantu pengiklan dan pemilik bisnis dalam menjangkau audiens potensial. Selain customer list custom audience, seluruh custom audience yang telah kita buat akan diperbaharui secara otomatis berdasarkan kriteria dan jangka waktu yang telah ditentukan sehingga kamu tidak perlu membuat custom audience yang baru setiap kali hendak menggunakannya.

Miliaran orang menggunakan sosial media Meta (Facebook dan Instagram) setiap bulannya. Banyaknya pengguna ini menjadikan potensial Meta yang dapat ditargetkan dengan Facebook Ads menggunakan fitur custom audience juga semakin besar.

Apa itu Custom Audience?

Custom audience adalah kumpulan audiens yang berasal dari data offline atau data online Facebook berdasarkan interaksi pengguna dengan website, aplikasi, atau media yang terdapat di Facebook dan Instagram. Audiens ini dapat kita gunakan sebagai strategi target remarketing iklan Facebook. 

Ketika custom audience dibuat berdasarkan seluruh aktivitas yang terjadi di sosial media Meta, kita perlu memastikan seluruh sosial media Meta(akun Facebook dan Instagram) telah terkoneksi dengan baik pada Business Manager kita. 

Untuk dapat membuat custom audience berdasarkan aktivitas di luar platform Meta, Facebook Pixel harus terpasang terlebih dahulu untuk website dan Facebook SDK (Software Development Kit) terpasang terlebih dahulu untuk aplikasi. 

Ketika opsi-opsi ini tidak dapat ditemukan pada bagian custom audience source, maka kemungkinan akun-akun sosial media atau tracker belum terintegrasi dengan baik. 

Fungsi Custom Audience

Terdapat tiga fungsi utama custom audience:

  1. Sebagai strategi remarketing

Remarketing berarti menarget kembali orang-orang yang pernah berinteraksi dengan media sosial , website, atau aplikasi kita. Dalam hal ini, kita dapat menampilkan iklan promo diskon bagi orang-orang yang telah menonton video tertentu di media sosial kita sampai habis sebagai contoh. 

Dengan demikian, efektivitas iklan kita akan meningkat dan iklan dapat ditampilkan kepada audiens potensial yang sebelumnya telah mengenal brand kita. 

  • Mengeluarkan audiens tertentu dari targeting

Mengeluarkan audiens dari target iklan menjadikan strategi target iklan kita lebih akurat. Sebagai contoh, untuk membuat orang-orang yang telah mengunjungi website kita membeli produk untuk pertama kali, kita dapat membuat custom audience yang berisi orang-orang pengunjung website sebagai target audiens. 

Tidak hanya itu, melalui fitur exclusion kita dapat mengeluarkan custom audience yang berisi orang yang sudah pernah membeli produk kita.

  • Sebagai audiens dasar dalam pembuatan audience lookalike

Jenis Custom Audience

Interaksi pengguna dapat terjadi di baik di dalam media sosial Facebook/Instagram maupun website atau aplikasi. Oleh karena itu, custom audience dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan tempat pengguna Facebook atau Instagram berinteraksi dengan brand kita.

#1 Custom Audience dari Website

Segala interaksi dan aktivitas pengunjung di website kamu dapat tercatat sebagai data setelah Facebook pixel terinstal pada websitemu. Setiap data ini dapat digunakan untuk membuat custom audience yang nantinya dapat dijadikan target iklanmu. 

Sebagai contoh, apabila kamu ingin membuat pengunjung website untuk mencoba produk atau jasamu, kamu menjadikan audiens ini sebagai custom audience websitemu. Ketika pembuatan ad set, kamu tinggal menggunakan custom audience ini untuk menunjukkan iklan hanya kepada pengunjung website kamu.

#2 Custom Audience dari Aplikasi

Serupa dengan custom audience dari website, segala aktivitas dan interaksi pengguna aplikasi yang tercatat dapat digunakan untuk membuat custom audience aplikasi. Dalam hal ini, Facebook SDK (Software Development Kit) perlu diinstal terlebih dahulu pada aplikasimu agar mampu mencatat dan mendokumentasikan data aktivitas pengguna. 

Layaknya custom audience website, custom audience aplikasi dapat digunakan untuk berbagai macam iklan retargeting seperti menarget orang yang sudah menginstall aplikasi, menarget orang yang melihat produk tertentu pada aplikasi, dan lain sebagainya.

#3 Engagement Custom Audience

Tidak seperti custom audience website dan aplikasi, jenis audiens ini terbuat dari orang-orang yang melakukan aktivitas di media sosial Meta (Facebook dan Instagram). 

Tanpa perlu menginstal tracker seperti Facebook Pixel dan Facebook SDK, kita dapat langsung menggunakan data aktivitas pengguna yang berasal dari Facebook dan Instagram selama kedua media sosial ini telah terkoneksi dengan akun Business Manager-mu.

Sebagai contoh, kamu dapat memperlihatkan iklan bagi orang-orang yang sudah mem-follow akun media sosialmu, berinteraksi dengan postinganmu, atau menonton videomu. Dengan demikian, kamu akan lebih mudah mendapatkan pembeli karena audiens tersebut sudah mengenal brand-mu sebelumnya.

#4 Customer List Custom Audience

Apabila data audiens tidak dapat diperoleh baik dari Meta maupun website/aplikasimu karena event tertentu tidak tersedia, maka kamu dapat membuat customer list custom audience dengan cara mengupload data yang kamu miliki ke sistem Facebook.

Selain itu, pendekatan ini juga dapat membantumu ketika tracker (baik pixel atau SDK) masih baru terpasang sehingga data aktivitas audiens yang tersedia masih belum banyak. Dengan membuat customer list custom audience, kamu juga dapat membuat lookalike audience berdasarkan segmen customer spesifik yang telah kamu upload.

Sebagai contoh, seluruh pengunjung toko offline-mu yang melakukan pembelian lebih dari Rp500.000,00 selalu mengisi daftar email pengunjung setiap kali melakukan pembelian dan telah menyetujui syarat & ketentuan apabila email tersebut digunakan untuk kepentingan periklanan. 

Kamu dapat mengupload email ini sebagai customer list custom audience. Walaupun jenis audiens ini tidak terdapat di platform Meta, website, atau aplikasimu, pendekatan ini memungkinkanmu untuk tetap dapat membuat custom audience berdasarkan segmen customer ini. Setiap data yang diupload akan melalui proses hashing terlebih dahulu. 

Hashing merupakan proses perlindungan data dengan cara mengubah data email yang diupload menjadi serangkaian angka. 

Rangkaian angka ini kemudian akan dicocokan oleh Facebook dengan rangkaian angka lainnya yang didapat dari profil pengguna untuk kemudian dijadikan customer list custom audience. Melalui tahapan ini, privasi pemilik data akan tetap terjaga. 

Cara Membuat Custom Audience

Untuk dapat membuat segala jenis custom audience, kamu dapat pergi ke menu audience yang terdapat baik pada Facebook Business Manager maupun pada Facebook Ads Manager. 

Setelah menu audience terbuka, klik create audience lalu pilih opsi custom audience.

Tampilan menu Audience
Tampilan menu Audience

Kemudian kamu akan melihat pilihan jenis-jenis audiens yang dapat dibuat.

Tampilan menu custom audience
Tampilan menu custom audience

#1 Custom Audience dari Website

Sebelum dapat membuat custom audience website, kamu perlu memastikan bahwa Facebook Pixel-mu telah terinstall dengan benar pada websitemu dan seluruh aktivitas user yang dibutuhkan telah terlacak dengan baik melalui events manager

Apabila Facebook Pixel sudah terpasang, maka kamu dapat memilih opsi website pada bagian your sources.

Pilihan website dalam custom audience
Pilihan website dalam custom audience

Kemudian, halaman setting website custom audience akan terbuka. Pilih Facebook Pixel yang sudah terpasang pada bagian source. 

Tampilan setting website custom audience
Tampilan setting website custom audience

Kemudian pilih jenis aktivitas yang dilakukan audiens pada bagian event

Terdapat berbagai jenis event yang dapat digunakan antara lain, orang yang telah mengunjungi website kamu, orang yang telah mengunjungi halaman tertentu pada websitemu, orang yang mengunjungi websitemu selama periode waktu tertentu, atau aktivitas audiens pada website atau aplikasi yang telah disetting sebagai event

Opsi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu dalam menentukan target iklan.

Tampilan menu events
Tampilan menu events

Setelah itu, masukkan jangka waktu aktivitas audiens yang dikehendaki pada bagian retention (rentang waktu maksimal 180 hari). Jangan lupa untuk memberi nama custom audience websitemu agar mudah dikenali saat hendak digunakan dalam pembuatan ads.

#2 Custom Audience dari Aplikasi

Tahap pembuatan custom audience aplikasi cukup serupa dengan custom audience website. Kamu cukup mengklik menu app activity pada bagian source saat membuat custom audience.

Pilihan aplikasi dalam custom audience
Pilihan aplikasi dalam custom audience

Opsi pengaturan custom audience akan terbuka. Pada bagian ini kamu dapat memilih Facebook SDK yang sudah terpasang pada bagian source, jangka waktu aktivitas audiens pada bagian retention (dengan maksimal 180 hari).

Tampilan setting aplikasi dalam custom audience
Tampilan setting aplikasi dalam custom audience

Seperti pada custom audience website, terdapat berbagai macam jenis aktivitas yang dapat kamu pilih seperti pengguna sudah membuka aplikasi, pengguna yang telah menambah keranjang belanjaannya, pengguna yang telah melakukan pembelian dengan nominal tertentu, dan lain sebagainya. Jenis aktivitas ini dapat dipilih sesuai dengan kebutuhanmu.

tampilan menu events
Tampilan menu events

Apabila setiap kriteria telah ditentukan, jangan lupa untuk memberi nama custom audience aplikasimu agar mudah digunakan saat proses pembuatan ads.

#3 Engagement Custom Audience

Untuk membuat engagement custom audience, pilih salah satu opsi yang terdapat bagian meta source. Semua opsi ini berasal dari data aktivitas pengguna selama menggunakan sosial media Meta.

Tampilan menu engagement cutom audience
Tampilan menu engagement cutom audience

Berikut merupakan opsi-opsi yang tersedia pada engagement custom audience dan dapat kamu pilih:

  • Video

Audiens yang sebelumnya pernah berinteraksi dengan video yang kita posting atau yang kita tayangkan melalui Facebook ads dapat kita target menggunakan opsi ini. Kamu dapat menentukan durasi orang yang menonton videomu berdasarkan jumlah detik (mulai dari detik ke-3 hingga detik ke-15 video) atau persentase dari total durasi video (mulai dari 25% hingga 95% total video)

  • Lead Form

Berisi audiens yang sebelumnya pernah berinteraksi dengan formulir online yang pernah kamu tayangkan melalui Facebook Ads dengan menggunakan objective Lead Generation. Sebagai contoh, orang yang pernah membuka formulir kamu, orang yang telah membuka formulir serta mengisinya, dan orang yang telah membuka formulir namun belum mengisinya

  • Instagram Account

Pada opsi ini kamu dapat memilih segala aktivitas pengguna yang berinteraksi dengan akun sosial media Instagram-mu. Sebagai contoh, pengguna yang pernah mengunjungi profil instagram, pengguna yang pernah mengirimkan pesan pribadi ke akun instagram, dan lain sebagainya.

  • Events

Opsi ini dapat digunakan untuk menarget kembali orang-orang yang pernah berinteraksi dengan event yang sebelumnya pernah kamu buat dan bagikan menggunakan akun Facebook-mu. Kamu dapat menarget orang-orang yang merespon “tertarik” terhadap event-mu, orang-orang yang merespon “hadir” terhadap event-mu, dan lain sebagainya.

  • Facebook Page

Pada opsi ini kamu dapat memilih segala aktivitas pengguna yang berinteraksi dengan akun sosial media Facebook page-mu. Sebagai contoh, pengguna yang pernah mengunjungi profil Facebook page, pengguna yang pernah menyimpan postingan Facebook page, dan lain sebagainya.

  • On-Facebook Listings

Pada opsi ini, kamu dapat memilih audiens yang telah melihat katalog produkmu di Facebook page-mu atau audiens yang mengirimkanmu pesan setelah melihat katalog produk di Facebook page.

  • Instant Experience

Pada opsi ini, kamu dapat menarget orang-orang yang telah membuka atau mengklik link yang terdapat di dalam ads instant experience.

  • Shopping

Berisi audiens yang sebelumnya pernah berinteraksi dengan Facebook atau Instagram shopmu. Pada opsi ini, kamu dapat membuat audiens berdasarkan orang-orang yang pernah melihat produk, melihat halaman shop, melakukan checkout, melakukan pembelian dan aktivitas lainnya pada Facebook atau Instagram Shopi.

Setelah salah satu jenis interaksi dipilih, kamu dapat menentukan jangka waktu aktivitas pengguna pada bagian retention. Batas maksimal jangka waktu aktivitas audiens beraneka ragam seperti tercantum pada poin di bawah:

  • Maksimal 365 hari: video, Instagram, Facebook Page, Events, Instant Experience
  • Maksimal 180 hari: Shopping, On-Facebook Listings
  • Maksimal 90 hari: Lead Form

Beri custom audience engagement-mu nama yang kamu ingat untuk mempermudahmu dalam menggunakannya.

Tampilan pemberian nama custom audience
Tampilan pemberian nama custom audience

#4 Customer List Custom Audience

Untuk membuat custom audience ini, kamu perlu mempersiapkan data berupa email, nomor telepon, dan lain-lain yang akan kamu unggah ke Facebook Ads. Berikut merupakan ketentuan format yang perlu dipenuhi sebelum mengunggah datamu

  • Minimal kamu perlu mencantumkan salah satu dari data email, nomor HP, mobile advertiser ID, Facebook app user ID, Facebook page user ID, nama depan, atau nama belakang.
  • Lengkapi data nomor handphone dengan menggunakan kode area negara. Jika pembeli berada di Indonesia, kamu dapat menggunakan (+62).
  • Bila terdapat data berupa nama, tempatkan nama depan dan nama belakang dalam kolom terpisah.
  • Pastikan data disimpan dalam format .csv.

Semakin banyak data yang dapat disediakan (data opsional seperti lokasi, umur, jenis kelamin, dll) akan semakin baik. Facebook akan lebih mudah mencocokkan data yang diupload dengan data yang terdapat di Instagram/Facebook sehingga custom audience yang dibuat akan jauh lebih akurat. 

Walaupun hanya beroperasi di negara tertentu, ada baiknya untuk tetap mencantumkan data negara untuk mempermudah Facebook mencocokkan dengan data yang tersebar di seluruh dunia. 

Berikut merupakan contoh dari template tabel yang dapat kamu unduh melalui Facebook Ads

contoh dari template tabel
Contoh template tabel

Apabila data telah disiapkan, kamu dapat menuju ke opsi create audience untuk membuat custom audience, kemudian pilih Customer list pada bagian Your Sources.

Tampilan untuk memilih customer list
Tampilan untuk memilih customer list

Tampilan seperti gambar di bawah akan terlihat. Kamu dapat langsung klik next pada bagian ini.

Tampilan setting customer list
Tampilan setting customer list

Apabila terdapat data nilai atau value dari data yang kamu unggah (seperti total jumlah uang yang kamu dapatkan dari pembeli), pilih bagian Yes. Menambah data value memungkinkan kamu untuk membuat lookalike audience dan menarget orang-orang berdasarkan daya belinya.

Sedangkan apabila tidak terdapat data value, kamu dapat pilih opsi No. Kemudian, centang checkbox yang ada di bawah halaman untuk menyetujui ketentuan-ketentuan Meta dan klik Next

tampilan data nilai customer list
Tampilan data nilai customer list

Pada bagian berikutnya, kamu dapat mengunggah data yang telah kamu siapkan dengan mengklik bagian upload file. Penting untuk memberi nama pada data audiens yang kamu unggah agar mudah untuk diingat dan digunakan. 

Kamu juga dapat menambahkan catatan tambahan dengan cara mengklik Add Description. Jika data sudah terunggah, klik Next.

 

tampilan catatan tambahan customer list
Tampilan catatan tambahan customer list

Pada bagian berikutnya, Facebook akan melakukan pengecekan terhadap data yang akan kamu upload untuk memastikan data-data yang diperlukan Facebook untuk membuat custom audience telah tersedia dan setiap kriteria telah berhasil dicocokkan. 

Jika terdapat ketidaksesuaian, kamu dapat melihat informasi lebih detail pada bagian action needed. Untuk dapat melanjutkan proses, kamu dapat mengklik Import & Create.

Tampilan pilihan action need customer list
Tampilan pilihan action need customer list

Proses pengunggahan data dan hashing akan dimulai. Setelah proses pengolahan data selesai dan data telah berhasil diunggah, kamu akan mendapatkan pesan konfirmasi bahwa customer list custom audience telah berhasil dibuat.

Tampilan proses pengunggahan data customer list
Tampilan proses pengunggahan data customer list

Cara Menggunakan Custom Audience Secara Teknis

Setelah custom audience berhasil dibuat, akan sangat mudah untuk menggunakannya dalam setting Facebook Ads kamu. Berikut merupakan tahapan langkah dalam menggunakan custom audience:

  1. Buka Facebook Ads Manager melalui Facebook Business Manager kemudian klik Create Ad.
  2. Atur setup campaign hingga pada akhirnya menuju ke pengaturan Ad Set.

Apabila kamu baru pertama kali mengoperasikan Facebook Ads Manager, kamu dapat melihat detail Cara Membuat Iklan di Facebook Ads (Checklist).

  1. Pilih custom audience yang hendak digunakan pada bagian targeting. 
  2. Selain untuk keperluan penargetan iklan, kamu juga dapat menyeleksi custom audience agar tidak tertarget oleh iklanmu pada bagian exclude. Sebagai contoh, kamu dapat menempatkan custom audience orang yang sudah membeli produk/jasamu pada bagian exclude apabila kamu hanya ingin mentarget pengguna baru.
  3. Lanjutkan proses setup iklan dari bagian Ad Set hingga Ad Creative.
  4. Klik Publish dan iklan custom audience akan mulai berjalan setelah melewati tahap pengecekan Facebook.

Cara Menggunakan Custom Audience Secara Strategis

Sekarang berbagai macam custom audience telah berhasil dibuat, namun bagaimana cara menggunakannya secara efektif? Pertanyaan ini cukup sering muncul ketika kita baru mempelajari dan membuat custom audience. 

Audiens ini akan sangat berguna dalam membantu kita mengatur strategi iklan dan meningkatkan tingkat konversi iklan kita secara signifikan. Dalam pembahasan selanjutnya, kamu akan lebih memahami penerapan strategi custom audience melalui beberapa contoh implementasinya.

Menggunakan Custom Audience untuk Remarketing

Audiens yang sebelumnya telah berinteraksi dengan bisnismu, tentunya memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk berinteraksi lebih lanjut atau mencari tahu mengenai bisnismu secara lebih detail dibandingkan orang yang sama sekali belum pernah mendengar brand-mu. 

Dalam hal ini, kamu dapat membuat custom audience berisi orang-orang yang pernah menonton video brandingmu dan berinteraksi dengan sosial mediamu untuk kamu target dengan iklan yang membahas mengenai jasa atau produkmu yang dapat dengan mudah diakses melalui website atau aplikasi. 

Jika tujuannya adalah mendatangkan pengguna aplikasi atau pengunjung website baru, pastikan kamu menempatkan custom audience pengunjung website atau pengguna aplikasi pada bagian exclude. Dengan demikian, audiens tidak hanya berhenti sampai menonton video atau mengunjungi profil sosial mediamu, tapi juga akan berinteraksi lebih lanjut dengan website atau aplikasi tempat kamu menawarkan barang dan jasa kamu.

Konsep ini tidak hanya terbatas pada orang yang pernah berinteraksi di platform media sosial meta, tetapi juga berlaku untuk konsep lainnya jika kamu ingin meningkatkan engagement, penjualan, dan repeat order yang akan dibahas pada topik selanjutnya.

Menggunakan Custom Audience untuk Meningkatkan Engagement pada Aplikasi atau Website

Orang-orang yang sudah memiliki aplikasi atau pernah mengunjungi website tentu akan lebih mudah untuk diajak berinteraksi lebih lanjut karena mereka sudah pernah mengunjungi halaman website atau memiliki aplikasimu. Oleh karena itu, menarget orang yang sudah pernah mengunjungi website atau memiliki aplikasi akan menjadi langkah yang tepat.

Dengan membuat custom audience berisi orang yang pernah mengunjungi website atau telah memiliki aplikasimu, kamu dapat menampilkan iklan kepada audiens ini mengenai fitur-fitur interaktif yang terdapat pada website atau aplikasi. 

Dengan demikian, tingkat engagement website atau aplikasimu akan meningkat karena pengguna aplikasi atau pengunjung websitemu akan mulai mengeksplorasi fitur yang kamu iklankan. 

Menggunakan Custom Audience untuk Meningkatkan Penjualan

Teknik ini akan sangat efektif bagi orang-orang yang berada pada bagian tengah marketing funnel atau yang biasa disebut dengan tahap consideration. Sebagai contoh, para pengguna yang telah memasukkan produk dalam keranjang belanjaannya tentu memiliki intensi untuk membeli produk lebih tinggi dari orang yang hanya sekadar mengunjungi website atau aplikasi.

Kamu dapat membuat custom audience berisi orang-orang yang telah memasukkan produk ke dalam keranjang belanjaannya dan menggunakannya sebagai target iklan. Perlu diingat bahwa kamu juga perlu menempatkan custom audience orang yang sudah pernah membeli pada bagian exclude. 

Hal ini ditujukan ketika iklan yang kamu buat bertujuan untuk membuat orang yang hanya memasukan produk keranjang belanja tanpa membeli, menjadi pembeli dari produkmu. Strategi ini akan mendatangkan tingkat konversi cukup tinggi karena target audiensmu telah memiliki intensi untuk membeli yang cukup tinggi. 

Hal ini juga sangat berguna terutama bagi e-commerce yang menggunakan format Ads dynamic product ads karena kamu dapat memperlihatkan produk-produk yang telah audiens ini lihat atau masukkan dalam keranjang untuk mengingatkan mereka dalam melakukan pembelian. 

Menggunakan Custom Audience untuk Membangun Pembeli yang Loyal

Pembeli loyal adalah pembeli yang melakukan transaksi dengan bisnismu selama beberapa kali secara berkelanjutan. Semakin banyak pembeli loyal yang kamu memiliki, semakin besar pula omset yang akan diterima.

Untuk dapat membuat pembeli tidak hanya berbelanja satu kali, kamu dapat membuat custom audience yang berisi orang orang yang baru pernah membeli produkmu sebanyak satu kali dan menggunakannya sebagai target iklan. Jenis audiens ini merupakan audiens yang biasanya memiliki tingkat konversi paling tinggi karena sebelumnya telah memiliki pengalaman bertransaksi dengan bisnismu.

Sebagai contoh, kamu dapat menampilkan iklan diskon khusus untuk pengguna lama agar mereka kembali bertransaksi dengan bisnismu. Selain itu, kamu juga dapat menampilkan iklan produk-produk keluaran terbaru.

Simpulan

Fitur custom audience merupakan fitur yang sangat membantu pengiklan dan pemilik bisnis dalam menjangkau audiens potensial. Selain customer list custom audience, seluruh custom audience yang telah kita buat akan diperbaharui secara otomatis berdasarkan kriteria dan jangka waktu yang telah ditentukan sehingga kamu tidak perlu membuat custom audience yang baru setiap kali hendak menggunakannya. 

Sebagai contoh, apabila kamu membuat custom audience berisi orang-orang yang telah membeli produk selama 30 hari terakhir, orang-orang yang membeli lebih dari 30 hari terakhir terhitung dari tanggal hari ini akan otomatis disisihkan dari custom audience.

Dalam pembuatan custom audience, kita perlu memastikan bahwa tracker baik berupa Facebook pixel ataupun SDK telah terpasang dengan baik agar seluruh aktivitas audiens dalam website atau aplikasi kita dapat tercatat. 

Di samping itu, jenis aktivitas audiens yang hendak digunakan (misalkan aktivitas menambah wishlist, menambah kerangjang belanjaan, pembelian produk) juga harus dapat terlacak dengan baik serta memiliki jumlah event yang cukup besar untuk digunakan (minimum 1000 audiens).

Berbagai kombinasi custom audience memungkinkan kita untuk menerapkan strategi online marketing secara efektif dan efisien. Setiap cara penggunaan custom audience yang telah dibahas sebelumnya berkaitan satu sama lain.

Sebagai contoh, untuk membuat followers menjadi pembeli yang loyal, kita memperlihatkan iklan pada followers kita untuk mengunjungi website; memperlihatkan iklan pada pengunjung website untuk memasukkan produk ke dalam keranjang belanjaan; memperlihatkan iklan pada orang yang menambah keranjang belanjanya untuk melakukan pembelian; dan memperlihatkan iklan pada orang yang telah berbelanja untuk menjadi pembeli yang loyal. 

Dengan menerapkan fitur ini, kita dapat menyusun strategi agar customer journey bisnis kita tetap berkelanjutan dan tidak hanya terputus di tahap tertentu saja. 

Yohanes Willy Agusta
Willy is very passionate about digital performance marketing and marketing analytics. Not only loves working with numbers, he is also excited about creative design and neuromarketing.

Artikel Lainnya

Menu

Mulai karirmu dalam

Digital Marketing

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 10 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!
ikut kursus gratis