Contoh Portofolio Content Writer yang Menarik dan Bisa Ditiru

Bagaimana contoh portofolio content writer yang baik? Portofolio berikut ini bisa kamu jadikan referensi!
Hasna Latifatunnisa
October 13, 2022
5
min read

Mau Belajar

Digital Marketing

GRATIS?

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 5 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!
ikut kursus gratis

Overview

Portofolio content writer digunakan untuk mennjukkan skill dan keterampilanmu di bidang penulisan. Bagaimana cara membuat portofolio yang baik? Berikut penjelasannya.

Era digital menjadi keuntungan tersendiri bagi content writer.

Pasalnya, kamu bisa dengan mudah memamerkan hasil karya/tulisanmu ke berbagai platform online.

Namun, bagaimana merangkum hasil karya itu menjadi suatu dokumen menarik untuk melamar pekerjaan?

Kamu butuh membuat portofolio.

Di artikel ini akan dibahas contoh portofolio content writer dari alumni RevoU Full-Stack Digital Marketing yang saat ini sudah menjadi content writer profesional. Yuk, simak!

Apa Fungsi Penting Portofolio Content Writer?

Dirangkum dari berbagai sumber, portofolio content writer berfungsi penting untuk:

Membuktikan Skill dan Keterampilan yang Kamu Miliki

Tujuan dari portofolio adalah untuk membuktikan kepada recruiter bahwa kamu benar-benar memiliki skill content writing dan keterampilan yang sebelumnya sudah kamu cantumkan di CV.

Dengan ini, mereka bisa melihat seberapa baik hasil kerja dan keterampilan kamu di bidang penulisan.

Meng-highlight Skill yang Relevan dengan Kebutuhan Perusahaan

Meski sama-sama menggunakan title yang sama, setiap perusahaan biasanya memiliki kualifikasi berbeda dalam merekrut content writer. Mereka akan menyesuaikan kualifikasi dengan kebutuhan konten yang diinginkan perusahaan.

Sesuaikan portofolio dengan skill yang dicari perusahaan, fokuskan kemampuanmu di sana, dan abaikan skill yang tidak relevan.

Terlihat Menonjol Dibanding Kandidat Lain

Portofolio merupakan kesempatan untuk terlihat menonjol dibanding kandidat lain. Meski di beberapa perusahaan portofolio bersifat opsional, namun menunjukkan portofolio pribadi dapat menarik perhatian recruiter dengan cara profesional.

Mereka akan memahami dengan jelas riwayat pekerjaanmu dan bagaimana kamu bekerja sebagai content writer di pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Hal yang Perlu Dicantumkan dalam Portofolio Content Writer

Peran portofolio yang krusial dalam melamar pekerjaan menjadikan dokumen ini harus dibuat dan dipersiapkan sebaik mungkin. Inilah hal yang perlu dicantumkan dalam portofolio content writer.

#1 Informasi Personal

Contoh informasi personal portofolio
Contoh informasi personal portofolio content write

Hal penting yang pertama harus ada dalam portofolio content writer adalah informasi personal. Ini adalah sebuah biografi singkat tentang siapa kamu dan bagaimana kehidupan profesionalmu.

Dalam biografi, setidaknya cantumkan beberapa hal berikut:

  • Latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional.
  • Tujuan profesional, termasuk seberapa jauh keahlianmu dalam menulis.
  • Prestasi yang relevan dengan content writing.

Di atas adalah contoh portofolio content writer milik Ervina Desiviola Tommy, salah satu alumni RevoU Full-Stack Digital Marketing yang saat ini bekerja sebagai content writer executive di RevoU.

Dalam informasi personal, Ervina menulis apa saja skill yang menjadi kekuatannya, pekerjaan apa saja yang pernah dikerjakan, hingga pencapaian yang telah diraih berhubungan dengan content writing.

#2 Skill dan Keterampilan

Contoh skill portofolio content writer
Contoh skill portofolio content writer

Setelah memperkenalkan diri dengan biografi singkat, lengkapi portofoliomu dengan menyebutkan skill dan keterampilan di bidang teknis. Hard skill memberikan gambaran kepada recruiter apakah kamu memenuhi beberapa kualifikasi yang dicari perusahaan.

Dalam portofolionya, Ervina menulis beberapa skill di bidang media sosial ads, content marketing, SEO, CRM, hingga desain grafis.

Di bagian ini, sesuaikan skill yang kamu miliki dengan kebutuhan perusahaan.

#3 Karya Terbaik yang Relevan

Contoh hasil kerja portofolio content writer
Contoh hasil kerja portofolio content writer

Perlu diingat bahwa tidak semua hasil karya/pekerjaan sebelumnya harus dicantumkan dalam portofolio.

Meski fungsi portofolio adalah untuk menunjukkan hasil kerja, kamu hanya perlu menampilkan pekerjaan yang relevan dengan content writing saja. 

Hindari menyajikan karya yang sama sekali tidak berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Ingatlah bahwa kualitas jauh lebih baik dibandingkan kuantitas.

#4 Informasi Kontak

Contoh informasi kontak portofolio content writer
Contoh informasi kontak portofolio content writer

Hal penting lain yang harus dicantumkan dalam portofolio content writer adalah mengakhirinya dengan informasi kontak atau call-to-action. Beri tahu orang lain bagaimana mereka bisa menghubungimu melalui e-mail, nomor telepon, LinkedIn, dan semacamnya.

Bagaimana Cara Membuat Portofolio Tulisan?

Cara membuat portofolio tulisan
Cara membuat portofolio tulisan

Berikut adalah tips/cara membuat portofolio tulisan.

Pilih Platform untuk Menampilkan Portofolio

Saat ini sudah banyak platform yang bisa digunakan untuk membuat portofolio online. Mulai dari WordPress, Medium, Clippings.me, JournoPortfolio, dan banyak lainnya.

Tentukan platform yang menurutmu paling menarik dan cocok untuk mem-publish portofolio tulisan kamu.

Buat Bio Profesional

Bio bertujuan untuk memperkenalkan diri kepada recruiter atau klien. Dalam bio, tulislah informasi secara profesional, termasuk:

  • Kota domisili.
  • Publikasi penting.
  • Penghargaan yang pernah diraih.
  • Bidang/spesifikasi yang kamu tulis.

Selain itu, kamu juga bisa menautkan link media sosial seperti LinkedIn atau Instagram. 

Pilih Karya Terbaik Kamu

Meskipun kamu sudah menulis berbagai jenis artikel, kamu tidak perlu mencantumkan semua hasil pekerjaan itu di portofolio tulisan. Masukkan karya-karya terbaik yang berhasil menaikkan traffic atau mendapatkan feedback baik dari klien sebelumnya.

Tentukan di Mana Fokus Kamu 

Menentukan fokus berhubungan dengan jenis tulisan apa yang ingin kamu tonjolkan. Apakah kamu lebih tertarik ke SEO writing, copywriting, dan semacamnya.

Jika kamu masih bingung menentukan dan/atau memilih bekerja secara general, kamu dapat membaginya berdasarkan jenis konten yang ditulis.

Contoh pembagian jenis karya portofolio
Contoh pembagian jenis karya portofolio

Di portofolionya, Ervina juga membagi beberapa jenis konten yang sudah ia hasilkan. Di atas adalah salah satu jenis konten Ervina yang diberi judul “SEO content writing”. Artinya, beberapa artikel yang dicantumkan di portofolio bagian itu berhubungan dengan SEO.

Pastikan Kontak Mudah Dihubungi

Terakhir, pastikan informasi kontak yang kamu sertakan di portofolio valid dan bisa dihubungi. Informasi kontak memudahkan orang lain untuk menghubungimu, entah untuk merekrut atau sekadar memberi penghargaan atas karya yang sudah kamu tulis.

Contoh Portofolio Content Writer Alumni RevoU

Di bawah ini adalah contoh portofolio content writer profesional alumni RevoU Full-Stack Digital Marketing yang bisa kamu jadikan referensi.

Portofolio Content Writer - Ditha Adinda

Contoh portofolio content writer - Ditha Adinda
Contoh portofolio content writer - Ditha Adinda

Ditha Adinda (Dinda) adalah salah satu alumni FSDM RevoU yang saat ini tengah mengembangkan karir sebagai senior content writer di Socialights Agency.

Ia memutuskan menjadi content writer di digital agency karena menyadari bahwa di era digital ini, konten dapat menjangkau target audiens, meningkatkan traffic dan brand awareness

Dinda pernah dipercaya untuk menangani top-performances klien dari berbagai brand nasional besar, seperti Prodia Lab. Tak hanya itu, ia berhasil meningkatkan 5.118 followers pada Februari 2021 dengan strategi konten yang diterapkan.

Portofolio Content Writer - Ervina Desiviola Tommy

Contoh portofolio content writer - Ervina Desiviola
Contoh portofolio content writer - Ervina Desiviola

Menjadi First Team Lead (Co-Section Manager) di Fullstack Digital Marketing batch 7, kini Ervina berkarier menjadi content writer executive di RevoU. Ia senang meneliti dan mengeksplorasi konten mana yang menarik bagi audiens.

Hasna Latifatunnisa
Hasna has a high interest in content writing. She constantly strives to create informative and educational content. For her, writing is one of the eternal masterpieces.

Artikel Lainnya

Menu

Mulai karirmu dalam

Digital Marketing

Gabung di Mini Course RevoU untuk kursus GRATIS selama 5 hari dengan instruktur ahli dan dapatkan sertifikat digital!
ikut kursus gratis