Struktur Facebook Ads

Mempelajari struktur Facebook Ads berkaitan dengan optimasi yang perlu kita lakukan di setiap levelnya.
Juhniarto Roma Tandipasau
August 22, 2022
5
min read

Mau Belajar

Digital Marketing

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
DAFTAR FULL PROGRAMCOBA COURSE GRATIS

Overview

Mempelajari struktur Facebook Ads sangat diperlukan sebelum memulai beriklan. Ini berkaitan dengan optimasi yang perlu kita lakukan di setiap levelnya.

Salah satu kunci keberhasilan dari sebuah iklan di Facebook Ads adalah kemampuan kita dalam menyusun struktur kampanye. Setiap level atau tingkatan dalam Facebook Ads perlu diperhatikan agar iklan berjalan dengan baik dan akhirnya kita dapat meraih hasil yang maksimal.

Contoh susunan dari Struktur Facebook Ads
Contoh susunan dari Struktur Facebook Ads

Mempelajari struktur Facebook Ads juga sangat diperlukan sebelum memulai beriklan. Ini berkaitan dengan optimasi yang perlu kita lakukan di setiap levelnya.

Struktur Facebook Ads

Efektivitas dari kegiatan beriklan di Facebook Ads sangat dipengaruhi bagaimana kita menggunakan fitur-fitur yang ada di level berikut.

  • Campaign atau kampanye
  • Ad Set
  • Ads

#1 Campaign (Kampanye)

Apa itu level campaign?

Campaign adalah tingkatan tertinggi dalam sebuah akun Facebook Ads Manager. Di dalam level campaign, kita dapat mengatur tujuan (objective). Dengan kata lain, level campaign inilah yang menentukan bagaimana algoritma Facebook membaca tujuan kita beriklan.

Mengapa kita harus menggunakan lebih dari satu campaign?

Seorang advertiser umumnya membuat campaign terpisah untuk masing-masing objective.

Apabila di dalam suatu produk kita ingin mengiklankan beberapa objective, misalnya untuk pembelian langsung di website, mendorong percakapan melalui WhatsApp Business, atau mendapatkan app install sebanyak-banyaknya, ketiga objective ini harus dibedakan di level Campaign karena satu campaign tidak mungkin dapat dijalankan untuk lebih dari satu objective.

Berikut contoh objective yang dapat diatur dalam sebuah campaign.

Macam-macam tujuan atau objective di Facebook Ads Campaign
Macam-macam tujuan atau objective di Facebook Ads Campaign

Pilihan objective atau tujuan yang tersedia pada level campaign antara lain:

  • Awareness — Supaya iklan yang kamu tampilkan kepada orang mudah diingat.
  • Traffic – Digunakan untuk membawa audience ke dalam situs web, aplikasi, ataupun acara Facebook (Facebook Events).
  • Engagement atau Interaksi – Digunakan jika kamu ingin menambah interaksi pada iklan atau mengharapkan audiens mengirimkan pesan kepadamu.
  • Leads atau Prospek – Untuk mendapatkan kontak atau data dari audiens kamu.
  • App Promotion atau Promosi Aplikasi – Agar iklan kamu ditampilkan kepada audiens yang tertarik untuk menginstal aplikasi kamu.
  • Sales atau Penjualan – Jika kamu ingin membawa audiens ke dalam website dan membuat mereka membeli produk atau jasa kamu.

Checklist Level Campaign

Berikut adalah checklist level campaign yang perlu kamu perhatikan

  • Menentukan tujuan atau objective.
  • Memilih apakah ingin menggunakan budget campaign atau tidak. 

Budget juga dapat diatur pada level berikutnya (Ad Set) apabila ingin membagi budget berdasarkan target audiens.

#2 Ad Set

Apa itu Ad Set?

Ad set adalah tingkatan di bawah campaign. Dengan kata lain, satu campaign dapat membawahi beberapa ad sets (lihat contoh di akhir artikel untuk struktur lengkapnya). 

Di dalam level ad set kita dapat memilih siapa pengguna Facebook yang akan terpapar iklan kita dan di platform mana mereka dapat melihat iklan kita. Pilihan pengaturan yang ada di level ad set adalah sebagai berikut.

  • Locations atau lokasi: Pilih lokasi tempat tinggal dari audiens.
  • Age atau usia: Pilih range usia audience yang akan melihat iklan.
  • Gender atau jenis kelamin: Pilih jenis kelamin yang akan ditarget (pria, wanita, semua gender)
  • Detailed targeting: Minat (interests), demografi (demographics), dan perilaku (behaviors). 
  • Languages atau bahasa: Bahasa yang digunakan oleh audiens di akun Facebook atau Instagram.
  • Advantage+ placements atau Automatic placements: memberikan kebebasan bagi algoritma Facebook untuk memilih penempatan iklan kita (misal di Facebook, Instagram, atau yang lainnya).
  • Manual placements: Memilih sendiri penempatan iklan.

Checklist Level Ad Set

Berikut adalah checklist level ad set yang perlu diperhatikan

  • Menentukan budget apabila belum diatur pada level campaign.
  • Memilih target audience.
  • Memilih placement sebagai tempat untuk menampilkan iklan (Facebook, Instagram, Messenger, Audience Network, atau otomatis dipilihkan oleh algoritma).

{{COMPONENT_IDENTIFIER}}

#3 Ads

Apa itu Ads?

Ads adalah tempat kita mengatur semua aset-aset iklan kita, baik dalam bentuk video maupun gambar. Semua konten iklan kita dibedakan di level ini agar kita dapat mengetahui performa dari tiap video atau gambar yang kita pasang sebagai iklan. 

Di level ads kita juga mengatur destinasi user saat mereka mengklik iklan kita.

Checklist Level Ads

Pada level ads, checklist yang perlu kamu lakukan yaitu:

  • Mengunggah aset iklan seperti video atau foto.
  • Membuat caption dan informasi yang ingin ditampilkan pada iklan (primary text dan headline).
  • Memilih CTA (call-to-action) sesuai dengan tujuan iklan.
  • Memasukkan destinasi dari iklan setelah di klik oleh pengguna.

Apa Perbedaan Campaign, Ad Sets, dan Ads?

perbedaan campaign, ad sets, ads
Perbedaan campaign, ad sets, ads

Setiap level atau tingkatan dalam struktur Facebook Ads memiliki fitur yang berbeda-beda untuk diatur sesuai dengan tujuan akhir kita. Untuk level campaign, kita dapat mendefinisikan tujuan beriklan kita agar algoritma Facebook dapat membantu kita mencapai tujuan tersebut.

Untuk level ad sets, kita dapat mengatur siapa saja yang akan melihat iklan kita dan di mana iklan kita akan muncul. 

Sementara untuk level ads, kita dapat mengunggah tampilan visual dari iklan kita, menuliskan caption, dan menentukan tujuan akhir dari user setelah melakukan klik pada iklan kita.

Sebagai rekomendasi, buatlah maksimal 5 buah ad sets dalam satu campaign dan sejumlah 5 - 8 ads dalam satu ad set.

Cara Penamaan yang Baik di Struktur Campaign Facebook

Penamaan ad set oleh setiap advertiser akan berbeda-beda, namun disarankan untuk membubuhkan karakteristik audience pada judulnya sehingga memudahkan pembacaan laporan Facebook Ads.

Ini juga berguna agar kita dapat menemukan dan membandingkan tiap campaign, ad set, dan ads dengan lebih mudah. 

Pastikan penamaan setiap level memuat informasi unik yang kita atur pada masing-masing level tersebut.

Best Practice 1

best practice penamaan
Best practice penamaan di struktur campaign facebook

Misalnya:

  • Campaign Level: JKT_Prospecting_Leads
  • Ad Set Level: JKT_Prospecting_Leads_Female Healthy Habits_Auto
  • Ads Level : JKT_Prospecting_Leads_Female Healthy Habits_Auto_Single Img

Best Practice 2

best practice penamaan di struktur campaign facebook
Best practice penamaan di struktur campaign facebook

Misalnya:

  • Campaign Level: Prospecting_AppPromotion_Online Course_AppInstall_120523
  • Ad Set Level: College Student_All 18-34_Jabodetabek_IG
  • Ads Level : 12.12 End Year Sale_Vid_1

Kita juga dapat mengkombinasikan best practice dari keduanya atau membuat struktur naming yang lebih ideal sesuai dengan kesepakatan team masing-masing untuk memudahkan pemahaman struktur dan pengolahan data ketika hasil iklan diexport untuk analisa data.

Contoh Lengkap Struktur Campaign Facebook

Agar lebih mengerti bagaimana praktik penyusunan struktur Facebook Ads, perhatikan bagan berikut ini.

Contoh penerapan Struktur Facebook Ads.
Contoh penerapan Struktur Facebook Ads

Pada contoh di atas, sebuah bisnis menyusun struktur Facebook Ads sebagai berikut:

  • Campaign: Tujuan yang dipilih adalah traffic, artinya advertiser tersebut ingin membawa sebanyak-banyaknya pengunjung ke dalam website.
  • Ad Set: Dibedakan berdasarkan minat atau interest ad set #1 untuk audiens yang berminat terhadap home cooking, dan ad set #2 untuk audiens yang memiliki peminatan pada bidang sport. Performa audiens dapat dibandingkan apabila iklan sudah berjalan.
  • Ads: Menggunakan video dan gambar yang berkaitan dengan target audiens pada masing-masing ad set. Performa dari masing-masing aset ini dapat dibandingkan apabila iklan sudah berjalan.

Penutup

Setelah membaca kiat-kiat penyusunan struktur dalam Facebook Ads, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai:

  • Pastikan advertiser mengerti setiap pengaturan di masing-masing level campaign, ad set, dan ads.
  • Ikuti best practices atau praktik yang disarankan pada setiap level.
  • Tidak ada struktur yang langsung berhasil, semua tergantung dari eksperimen dari advertiser itu sendiri.
  • Evaluasi struktur secara berkala, jangan ragu untuk mematikan struktur yang tidak membuahkan hasil dalam waktu yang lama.

Dengan mempelajari struktur apa saja yang ada dalam Facebook Ads, kamu sudah dapat memulai beriklan di Facebook Ads. Selamat mencoba!

Juhniarto Roma Tandipasau
Juno is a Senior Digital Ads Associate at Ruangguru. To broaden his knowledge, he writes a blog and become a mentor to practice his knowledge across the digital marketing channels.

Artikel Lainnya

Mau belajar

Digital Marketing

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
Menu

Mulai karirmu dalam

Digital Marketing

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!