SQL Developer: Contoh Penggunaan dan Koneksi ke Database

Cari tahu lebih dalam tentang SQL Developer, mulai dari contoh penggunaan sampai koneksi ke database
Bobby Christian
June 18, 2023
6
min read

Mau Belajar

Software Engineering

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
DAFTAR FULL PROGRAMCOBA COURSE GRATIS

Overview

Bagi pengguna Oracle Database, SQL Developer menjadi suatu keuntungan karena bisa diintegrasikan dengan produk Oracle lain, seperti Oracle Data Integrator, ERP System, dan juga Cloud Infrastructure.

Sebuah database merupakan sebuah tempat yang berfungsi untuk menampung data. Banyak jenis database yang ada, contohnya seperti SQLite, MySQL, dan lainnya. Artikel ini akan mengulas salah satu database yang dibuat oleh perusahaan besar, yaitu Oracle Enterprise, yakni Oracle Developer, atau lebih dikenal dengan SQL Developer

SQL Developer merupakan sebuah Integrated Development Environment (IDE) yang digunakan untuk mengakses Oracle Database. SQL Developer menyediakan tampilan untuk pengguna (Graphical User Interface / GUI) untuk pengembangan dan mengetes query SQL, lalu untuk mengatur objek dalam SQL seperti tabel, views, dan procedures.

Beberapa fitur yang ada pada SQL Developer termasuk: 

  • SQL Worksheet: untuk menuliskan perintah SQL untuk mengatur database
  • Object Explorer: untuk melihat relasi antar database (berbentuk seperti pohon) untuk melihat hubungan antar tabel untuk mempermudah pengaturan database
  • Data Modeler: untuk mendesain, membuat, dan memodifikasi skema pada database
  • PL/SQL Editor: untuk menulis perintah PL/SQL. PL/SQL merupakan salah satu bahasa pemrograman SQL yang digunakan untuk melakukan prosedur. 
  • Reports: SQL Developer menyediakan berbagai macam jenis built-in reports yang dapat digunakan untuk menganalisis performa database, objek, dan metrik lainnya yang digunakan untuk analisis. 
  • Debugger: untuk menjalankan perintah PL/SQL dan mencari tahu error yang mungkin ditimbulkan. 

Cara Menginstal SQL Developer

SQL Developer ini dapat diunduh secara bebas melalui website resmi dari Oracle ini, yaitu SQL Developer | Oracle. Untuk mengunduh, bisa mengeklik tombol “Download SQL Developer”.

Setelah kita mengunduh installer, kita bisa mulai meng-extract file yang kita unduh, lalu meng-install aplikasi SQL Developer. Klik aplikasi sqldeveloper seperti pada gambar berikut: 

Selanjutnya, cara membuka SQL Developer sangatlah mudah. Klik aplikasi yang sudah diunduh tersebut, lalu akan muncul loading bar untuk membuka file. Setelah loading bar selesai, maka kita bisa melihat tampilan interface dari SQL Developer ini, dapat dilihat pada gambar berikut: 

Cara Koneksi Oracle Database

Untuk membuat sebuah koneksi kepada database baru, kita akan membutuhkan database. SQL Developer ini hanya berfungsi sebagai tampilan dari database itu saja, karenanya kita akan mengunduh database secara terpisah dengan mengeklik tombol “Oracle Database XE”

Setelah kita mengeklik tombol tersebut, maka kita akan diarahkan ke sebuah halaman web untuk mengunduh database. Ikuti langkah-langkah untuk mengunduh database tersebut. 

Setelah diunduh, kita akan menjalankan file setup.exe yang ada di dalam folder tersebut. 

Klik Next untuk melanjutkan ke proses berikutnya. 

Pilih path untuk install database, lalu klik Next

Di sini, kita akan membuat sebuah password yang nantinya akan digunakan untuk mengakses database. Perlu diperhatikan bahwa password ini akan digunakan seterusnya untuk mengakses database dengan user SYS, SYSTEM, ataupun PDBADMIN. Klik Next apabila sudah membuat password.

Untuk memulai instalasi, klik Install. Setelah instalasi selesai, kita akan mendapatkan koneksi yang bisa kita akses: 

Selanjutnya, kita akan mendapatkan koneksi untuk mengakses database yang telah kita unduh, di mana hostname adalah localhost dengan port 1521. Buka kembali SQL Developer yang sebelumnya telah kita unduh. 

Lalu, klik tombol “Create a Connection Manually”. Setelah tombol tersebut diklik, maka kita akan diberikan tampilan untuk memasukkan detail yang dibutuhkan untuk terhubung pada database, seperti nama host (hostname), jalur atau saluran yang digunakan (port), nama user yang mengakses (SID), nama pengguna (Username), dan juga password (Password). 

Pada bagian atas, bagian ‘Name’ akan diisi sebagai nama database. Kita bisa menuliskan deskripsi nama database sesuai dengan keperluan penggunaan database tersebut. Untuk bagian ‘Username’ ini dapat kita isi dengan salah satu username yang diberikan (SYS, SYSTEM, atau PDBADMIN)

Pada contoh kali ini, kita akan menggunakan username SYSTEM. Kita juga akan memasukkan password sesuai dengan password yang kita input ketika membuat database sebelumnya. 

Pada bagian ‘Details’, masukkan informasi ‘hostname’, ‘port’ dan juga ‘SID’. Kita akan memasukkan ‘hostname’ sebagai localhost, sesuai dengan informasi yang diberikan ketika kita membuat database sebelumnya, juga menuliskan ‘port’ 1521. Di sini, kita memasukkan ‘SID’ yaitu xe, yaitu SID default bawaan Oracle. Perhatikan contoh pengisian pada gambar berikut ini: 

Setelah semua informasi diketikkan, maka kita bisa mengeklik tombol Test untuk mencoba apakah kita berhasil terhubung pada database yang telah kita buat sebelumnya. Apabila koneksi berhasil, maka akan keluar tulisan Status : Success pada bagian kiri bawah.

Setelah status koneksi ini berhasil dibuat, kita bisa menyimpan koneksi ini dengan mengeklik tombol Save agar kita tidak perlu mengetik ulang seluruh informasi apabila kita mau masuk ke database lagi nantinya.

{{COMPONENT_IDENTIFIER}}

Ketika kita menyimpan koneksi ini dengan mengeklik tombol Save, maka informasi yang sudah kita input akan muncul pada tabel Connection Name dan Connection Details seperti pada gambar berikut: 

Untuk dapat masuk ke database yang kita buat, kita akan mengeklik tombol Connect. Setelah itu, SQL Developer akan meminta kita untuk memasukkan kembali password database. Klik Ok untuk masuk ke database

Setelah kita berhasil masuk ke dalam database, maka tampilan query builder akan ditampilkan seperti pada gambar berikut ini: 

Cara Membuat Tabel di Oracle SQL Developer 

Kita akan mencoba untuk membuat sebuah tabel pada database ini. Hanya sebagai contoh, kita akan membuat tabel yang berisikan informasi pelaku kriminal dengan nama tabel jaildata. Perhatikan contoh penulisan query-nya pada gambar berikut ini: 

Untuk menjalankan query tersebut, kita bisa mengklik tombol panah hijau yang ada di atas kata ‘Worksheet’. Setelah query tersebut berhasil dijalankan, kita dapat melihat bahwa tabel jaildata tersebut telah dibuat dengan cara mengeklik tanda ‘+’ pada database revoupedia sampai muncul Tables (Filtered) sesuai gambar berikut: 

Setelah ini, kita akan mencoba untuk memasukkan beberapa data ke dalam tabel ini dengan menggunakan perintah INSERT. Perhatikan contoh penulisan query tersebut pada gambar di bawah ini: 

Pada contoh di atas, kita akan mencoba memasukkan 1 baris data yang memuat informasi ID, GENDER, ARREST_DATE, dan ARREST_REASON. Untuk database ini, kita tidak bisa langsung menuliskan bentuk tanggal ‘2023-01-06’ seperti format STRING. Oleh karena itu, kita menggunakan salah satu perintah TO_DATE() untuk mengubah format STRING tersebut menjadi format DATE

Berikut tampilan isi dari data yang kita masukkan dengan menggunakan query SELECT

Penutup

SQL Developer ini merupakan salah satu IDE yang sering digunakan juga oleh programmer untuk melihat data pada Oracle Database. 

Apabila suatu perusahaan menggunakan Oracle Database sebagai database untuk menampung data, maka SQL Developer ini menjadi suatu keuntungan karena dapat diintegrasikan dengan produk Oracle lain, seperti contohnya Oracle Data Integrator, ERP System, dan juga Cloud Infrastructure

Bobby Christian
Bobby is a BI Analyst at FnB company. Is an enthusiast in the Data Industry, having some experience in Data Scientist, Data Engineer, and BI Analyst.

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program: Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion. Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program: Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion. Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Masih ragu? Coba dulu 3 hari, GRATIS
di Full-Stack Trial Class!

Rasakan pengalaman belajar di RevoU Full-Stack Program: Kelas 100% LIVE, Mini portofolio lewat hands-on assignment, Bimbingan Team Lead & small group discussion. Kalau cocok, kamu bisa lanjut daftar Full Program dengan kesempatan Fast-Track (skip semua tes seleksi masuk, langsung ke tahap akhir!)

Artikel Lainnya

Mau belajar

Software Engineering

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!
Menu

Mulai karirmu dalam

Software Engineering

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

Mau Belajar

Software Engineering

?

Belajar di RevoU! Dapatkan skill digital paling in-demand langsung dari praktisi terbaik di bidangnya. Kelas online 100% LIVE, 1:1 career coaching, dan akses ke Community Hub dengan 6000+ member selamanya untuk support perkembangan karir kamu!

DAFTAR FULL PROGRAM

Mau Belajar

Software Engineering

?