Contoh Surat Ucapan Terima Kasih untuk Beragam Tahap Wawancara Kerja

Career Tips

Contoh Surat Ucapan Terima Kasih untuk Beragam Tahap Wawancara Kerja

Oke, satu tahapan rekrutmen telah kamu lewati. Jadi sekarang apa yang akan kamu lakukan sambil menunggu untuk dihubungi kembali oleh perusahaan tadi?

Kamu memang bisa menarik napas lega, tapi jangan biarkan momentum ini lewat begitu saja. Setelah melangsungkan wawancara, kamu masih bisa terus menunjukkan impresi yang baik dengan mengirimkan email terima kasih.

Sesuai dengan namanya, email terima kasih (thank you email) adalah surat elektronik yang kamu kirim kepada pewawancara untuk berterima kasih atas kesempatan dan waktu yang mereka luangkan untuk mewawancarai kamu.

Terdapat beberapa skenario yang tepat untuk mengirimkan email terima kasih, yaitu:

  1. Setelah menghadiri wawancara kerja, kamu sebaiknya segera mengirimkan email terima kasih kepada pewawancara. Selain menunjukkan bahwa kamu memang menginginkan pekerjaan tersebut, tindakan proaktif ini juga dapat memengaruhi keputusan manajer yang terkesan dengan tindakanmu. Selain itu, kamu juga bisa menanyakan beberapa hal yang masih ingin kamu tanyakan dalam email tersebut.
  2. Setelah mendapatkan tawaran pekerjaan, kamu tentu akan mengirimkan ucapan terima kasih untuk menunjukkan antusiasme untuk mulai bekerja. Pastikan emailmu juga membuat manajer turut bersemangat menyambutmu, atau bahkan dengan senang hati meluangkan lebih banyak waktu untuk masa orientasimu.
  3. Setelah menerima penolakan dari perusahaan, kamu mungkin merasa tidak perlu membalas email tersebut. Padahal akan lebih baik bila kamu tetap mengirimkan email terima kasih dan meninggalkan kesan baik di mata manajer. Pada intinya, tidak ada salahnya untuk mengirimkan email terima kasih karena kamu juga bisa menanyakan feedback, membangun relasi, dan bahkan mendapatkan referral dari manajer yang mengapresiasi tindakanmu itu.

Hal yang perlu kamu ingat adalah untuk segera mengirimkan email terima kasih agar tidak melewatkan momentum yang tepat dan manajer pun masih teringat dengan percakapan kalian. Selain itu, pastikan kamu menyampaikan pesan yang spesifik dan berkaitan dengan pengalamanmu selama proses wawancara agar tidak terkesan seperti cover letter.

Hal yang Perlu Dituliskan dalam Email Terima Kasih

Jika kamu bingung harus menuliskan apa dalam emailmu, berikut ini hal-hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Subjek email
  • Pembuka
  • Informasi yang ingin disampaikan
  • Penutup

Subjek Email

Buatlah subjek email yang jelas sehingga penerima email akan langsung memahami tujuan kamu mengirimkan email tersebut. Kamu juga boleh membuatnya lebih personal dengan menulis nama pewawancaramu di subjek email.

Pembuka

Salah satu kelebihan tidak menunda mengirimkan email terima kasih adalah profilmu masih diingat oleh manajer. Karena itu, kamu tidak perlu lagi memperkenalkan diri dan dapat membuka email dengan ucapan terima kasih karena telah memberikanmu kesempatan untuk mengikuti proses rekrutmen di perusahaannya.

Kamu juga bisa mengungkapkan kekecewaan apabila kamu tidak mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan. Namun pemilihan kata-kata yang bijak juga tetap harus diperhatikan agar tidak menghilangkan kesan positif dari email ini.

Hal Penting Untuk Disampaikan

Setelah mempersiapkan berbagai jawaban yang lengkap untuk wawancara, terkadang masih ada saja hal yang belum sempat tersampaikan. Misalnya pencapaianmu dalam meningkatkan penjualan online produk di perusahaanmu sebelumnya. Tapi tenang, kamu masih bisa menyampaikan hal-hal seperti ini melalui email terima kasih.

Apabila kamu merasa ada pertanyaan yang belum sepenuhnya terjawab, email ini juga merupakan media yang tepat untuk menyampaikannya.

Jika pengumuman hasil wawancara sudah kamu terima, kamu bisa menuliskan juga responmu atas hal tersebut. Misalnya, jika kamu diterima di posisi yang kamu lamar, kamu bisa menunjukkan rasa antusiasmu untuk mulai bekerja minggu depan, misalnya. Tindakan ini bisa memengaruhi perasaan manajer yang mempekerjakanmu sehingga ia bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk membimbingmu di masa orientasi kerja.

Namun jika hasil yang diumumkan belum sesuai dengan ekspektasimu, kamu bisa memanfaatkan email terima kasih ini untuk menanyakan feedback  atau evaluasi dari manajer sehingga kamu bisa belajar dari pengalaman tersebut.

Penutup

Di bagian akhir email ini, kamu bisa sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada pewawancara. Jika kamu sudah menunggu beberapa hari dan belum mendapatkan balasan, kamu bisa juga menanyakan perkembangan hasil wawancaramu dengan email ini. Sehingga secara tidak langsung, kamu turut mengingatkan pewawancara yang mungkin lupa untuk menghubungimu kembali.

Selain itu, kamu juga bisa menutup email dengan mencantumkan kontakmu yang bisa dengan mudah dihubungi. Jika kamu mendapat penolakan dari perusahaan, kamu bisa tetap menunjukkan bahwa kamu masih sangat tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut.


Contoh Email Terima Kasih untuk Beragam Situasi

1. Dalam Proses Rekrutmen

Google Gmail inbox (If using photo in a blog/ article, please link back to our website hostreviews.co.uk :D)
Photo by Webaroo.com.au / Unsplash

Mengirimkan email terima kasih setelah menyelesaikan proses wawancara memang masih jarang dilakukan, terlebih di Indonesia. Jadi dengan membuat email ini kamu akan terlihat lebih menonjol dibandingkan kandidat lain.

Email terima kasih sangat diperlukan apabila kamu sudah berada di tahapan akhir wawancara, misalnya wawancara user. Peserta yang lolos ke tahapan akhir merupakan kandidat yang benar-benar dipertimbangkan oleh perusahaan. Karena itu, mengirimkan email terima kasih pada tahap ini akan menghasilkan dampak yang lebih besar dibandingkan dengan mengirimkannya di tahap awal rekrutmen.

#Contoh 1

Subjek email : Thank You for the Interview!

Dear Mrs. Sinta Wijaya,

Thank you so much for the time you spent with me during today's interview. How you treated me and I imagine all other job candidates tells a lot of how you value your employees.  This makes even more excited to be part of your team.

Speaking of which, I was particularly impressed by your team's new project to improve big data collection in Traveloka. This is precisely the type of ambitious projects I would love to work on.

Should you need to have additional information, feel free to follow up via email or at +62 8122333xxxx. I look forward to hearing back by end of next week, as you mentioned.

Sincerely,

Fikry Nugraha

2. Setelah Penerimaan

Handshake
Photo by Chris Liverani / Unsplash

Bayangkan jika kamu mendapat email dari perusahaan impianmu dan menerima kabar bahwa kamu diterima di posisi yang kamu inginkan. Tentu kamu akan segera membalas email tersebut dan menuliskan kalimat-kalimat ucapan terima kasih. Tapi jangan lupa untuk memikirkan baik-baik apa yang harus kamu tulis di email terima kasih tersebut agar kamu tetap bisa menunjukkan antusiasme tanpa harus menyingkirkan profesionalisme.

#Contoh 2

Subjek email: Thank You for This Opportunity!

Dear Mr. Krisna Saputra,

I want to thank you for offering me the job as Social Media Specialist at Dana.

I can't to meet the rest of the team next month and start giving my contribution for next year strategy's planning. Moreover, I truly enjoyed the overall Dana's recruitment process. I wish also other companies I interviewed with had a similar process in place :)

Again, thank you so much for giving me this opportunity, looking forward to next month

Best regards,

Alya Nadiya

3. Setelah Penolakan

Creative Block
Photo by Steve Johnson / Unsplash

Mungkin kamu meragukan pentingnya mengirim email terima kasih, apalagi setelah mendapat penolakan dari perusahaan. Padahal, dengan ini kamu bisa meninggalkan kesan bahwa kamu merupakan pribadi yang lapang dada dan ingin terus membangun relasi yang baik dengan orang lain. Banyak manajer yang mengapresiasi tindakan tersebut. Dengan melakukan hal kecil seperti mengirimkan email terima kasih, kamu bisa memperoleh dampak besar yang mungkin terjadi, misalnya:

  • Kandidat terpilih menolak tawaran pekerjaan sehingga terdapat posisi kosong yang bisa kamu isi.
  • Terdapat lowongan lain yang lebih sesuai dengan kualifikasimu
  • Manajer terkesan dengan tindakanmu dan memberikanmu referal ke divisi lain di perusahaannya atau bahkan ke perusahaan lain.

Melihat adanya kemungkinan tersebut, tentu tidak ada salahnya bagimu untuk memberikan respon baik meski telah menerima penolakan.

#Contoh 3

Subjek email: Thank You for the Recruitment Opportunity

Dear Mr. Ilham Adhi,

Thank you for getting back to me on the interview outcome. Unfortunately not the outcome I wished for but nonetheless I am grateful for giving me the opportunity to interview for such a great position.

I really learned a lot from this experience, both in terms of the overall vision of Blibli and regarding the role of a CRM executive in a fast growing company like yours.

If it was possible, it would be very beneficial for me if you could share any feedback regarding my performance throughout the interview process so to improve in the future.

Once again, thank you for your consideration. It was an honor to meet you and I hope to remain in touch with you for more opportunities in the future.

Best regards,

Gilang Dika


Mengirimkan email terima kasih memang belum menjadi suatu hal yang biasa dilakukan di Indonesia. Namun dengan meluangkan beberapa menit saja untuk membuatnya, ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi yang bisa memberikan keuntungan tidak terduga untukmu di masa depan.

RevoU Staff

RevoU Staff

Awali karirmu di perusahaan teknologi bersama RevoU!